Inggris Kerahkan HMS Prince of Wales ke Atlantik Utara, Sinyal Tegas Hadapi Ancaman Rusia di Arktik

Sabtu 14 Feb 2026 - 20:28 WIB
Reporter : Melly
Editor : Melly

Artinya, operasi ini tidak hanya simbolis, tetapi menunjukkan integrasi militer lintas negara dalam satu komando strategis.

BACA JUGA:Suzuki Carry di Pameran IIMS 2026: AHY Sebut Cocok Angkut MGB

Kementerian Pertahanan Inggris menegaskan bahwa pengerahan ini bertujuan untuk melindungi infrastruktur bawah laut yang vital, seperti kabel komunikasi dan jaringan energi.

Infrastruktur ini menjadi tulang punggung sistem ekonomi dan keamanan negara-negara Barat.

Ancaman terhadap kabel bawah laut dan jalur komunikasi strategis meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di wilayah Atlantik Utara.

Kawasan ini menjadi semakin penting karena mencairnya es laut membuka rute pelayaran baru dan potensi eksplorasi sumber daya alam.

Pencairan es di Kutub Utara tidak hanya membawa dampak lingkungan, tetapi juga mengubah peta geopolitik global.

BACA JUGA:Penembakan Pesawat Smart Air di Boven Digoel Menewaskan Pilot dan Kopilot, Kapolri Perintahkan Buru Pelaku

Jalur pelayaran baru dan potensi cadangan energi menjadikan Arktik sebagai kawasan bernilai strategis tinggi.

NATO baru saja meluncurkan misi Arctic Sentry untuk memperkuat keamanan di wilayah tersebut.

Pengerahan Inggris akan menjadi bagian dari misi tersebut, mempertegas kehadiran militer aliansi di kawasan yang semakin kompetitif.

Rusia sendiri diketahui meningkatkan aktivitas militernya di wilayah utara.

Dalam dua tahun terakhir, Inggris mencatat adanya peningkatan sekitar 30 persen kapal angkatan laut Rusia yang beroperasi dan dinilai mengancam perairan Inggris.

BACA JUGA:Angin Kencang Berputar Seperti Puting Beliung di Parepare, Warga: “Datang Lalu Keliling”

Dalam pidatonya di Munich, Keir Starmer menyampaikan pernyataan yang cukup keras.

Ia menegaskan bahwa Inggris harus siap menghadapi segala kemungkinan.

Kategori :