Dalam sebuah video yang viral, terlihat seorang pria mencecar Kanit Pidum Polres Ciamis dengan nada kecewa.
BACA JUGA:Pantengin Sekarang, Bansos PKH 2026 Satu Keluarga Bisa Tembus Rp10 Juta, Cair 2-4 Tahap!
Ia menegaskan bahwa sudah Rp45 juta dikeluarkan, namun kasus tidak kunjung selesai.
“Kalian itu digaji oleh negara, apa tidak cukup gajimu selama ini? Janganlah memutar uang korban ke sana ke mari,” ujarnya dengan nada geram.
Lebih mengejutkan lagi, korban yang disebut dalam kasus ini adalah seorang Bhayangkari bernama Poppy.
Hal ini menambah sorotan publik karena jika seorang Bhayangkari saja bisa diperlakukan demikian, bagaimana nasib rakyat kecil?
BACA JUGA:Bukan Main! Soal Vonis Fandi, Habiburokhman Akan Panggil BNN dan Kajari Batam, Kenapa?
Sosok pria dalam video tersebut mendesak agar uang segera dikembalikan dan RJ benar-benar dijalankan sesuai aturan, bukan dijadikan ajang permainan oknum.
Unggahan lain dari akun @adv_mursidarrahman juga memperkuat tudingan tersebut.
Ia mempertanyakan alasan permintaan uang Rp15 juta yang disebut “buat beres-beres.”
“Beres-beres apa, Pak? Bukankah tugas polisi menyelesaikan kasus tanpa meminta bayaran tambahan?” tulisnya.
BACA JUGA:Ini 14 Titik Samsat Keliling di Jadetabek dari Polda Metro Jaya
BACA JUGA:Geledah 2 Kantor Pengembang Perumahan, Sita Dokumen Pengeluaran Pasir-Koral Hingga Data Akad Kredit
Publik pun semakin geram, menilai praktik semacam ini mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.