RSCM Beberkan Kondisi Andrie Yunus Pasca Serangan Air Keras, Ini Dampaknya

Selasa 17 Mar 2026 - 11:09 WIB
Reporter : Deby Tri
Editor : Deby Tri

BACAKORAN.CO – Kondisi Andrie Yunus usai disiram air keras akhirnya diungkap pihak RSUP Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM). 

Aktivis KontraS tersebut kini masih menjalani perawatan intensif setelah mengalami luka serius akibat serangan orang tak dikenal di Jakarta Pusat.

Kondisi Andrie Yunus usai disiram air keras menjadi sorotan publik karena dampak cedera yang cukup berat, terutama pada bagian wajah dan mata. 

Dalam laporan resmi, RSCM memastikan bahwa kondisi Andrie Yunus usai disiram air keras saat ini berada dalam keadaan stabil dan tidak mengancam jiwa.

BACA JUGA:Komisi III DPR Desak Polri Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Kondisi Andrie Yunus usai disiram air keras juga menunjukkan adanya luka bakar cukup luas. 

Meski begitu, tim medis memastikan penanganan terus dilakukan secara bertahap demi pemulihan optimal.

“Saat ini, kondisi umum pasien sudah stabil dan tidak dalam kondisi yang mengancam jiwa,” bunyi keterangan RSCM, Selasa (17/3/2026).

Luka Bakar 20 Persen dan Cedera Serius pada Mata

RSCM mengungkapkan bahwa kondisi Andrie Yunus usai disiram air keras mencakup luka bakar sekitar 20 persen dari total tubuh. 

Area yang terdampak meliputi wajah, leher, dada, punggung, hingga kedua lengan.

Tak hanya itu, kondisi Andrie Yunus usai disiram air keras juga diperparah oleh trauma kimia pada mata kanan. 

BACA JUGA:Wajah Pelaku Terkuak! Komnas HAM Bongkar Dalang Penyerangan Andrie Yunus

Cedera tersebut tergolong berat karena mencapai derajat keparahan tingkat tiga pada fase akut.

"Hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa pasien mengalami luka bakar sekitar 20 persen pada area tubuh serta trauma kimia pada mata kanan dengan derajat keparahan tingkat tiga pada fase akut. Kondisi tersebut menyebabkan penurunan tajam penglihatan serta kerusakan pada permukaan kornea," tambahnya.

Cedera ini menyebabkan penurunan tajam penglihatan dan kerusakan pada kornea, yang menjadi perhatian utama dalam proses pemulihan pasien.

Penanganan Intensif dan Tindakan Medis Lanjutan

Kategori :