Komentar warganet bermunculan, sebagian besar mengecam aksi brutal tersebut.
"Pdhl sesama silat itu hrus bersatu wlpun beda Perguruan kalo beda Perguruan aj jd pemicu keroyokan gk bs bersatu mending gk usah ad persilatan."
"Dimana kaos lebih berharga dari nyawa manusia."
"kalo di kaltim apalagi samarinda di jamin mereka ga bakal berani kaya gini, sekali aja mereka berbuat kaya gini habis tu pang."
"Katanya perguruan silat, tapi kok main keroyokan, silat lidah kaleee."
BACA JUGA:Dikeroyok saat Tegur Pemuda Mabuk, Brimob di Dompu Maafkan Para Pelaku
BACA JUGA:Brutal! Ini Kronologi Dua Debt Collector Dikeroyok di Kalibata: Satu Tewas di Lokasi
Aksi anarkis kelompok perguruan silat tersebut menambah daftar panjang aksi serupa, khususnya yang terjadi di wilayah Jawa Timur.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kondisi korban maupun kronologi lengkap kejadian.
Namun, insiden ini menambah daftar panjang aksi anarkis yang melibatkan oknum perguruan silat di Jawa Timur.
Masyarakat berharap aparat segera menindak tegas pelaku agar kejadian serupa tidak terulang.
Publik juga menyerukan agar perguruan silat lebih menekankan nilai persaudaraan dan sportivitas, bukan justru menjadi pemicu konflik di jalanan.