NGAWI, BACAKORAN.CO – Aksi anarkis kembali mencoreng dunia persilatan di Jawa Timur.
Seorang pemuda di Kabupaten Ngawi menjadi korban pengeroyokan rombongan konvoi perguruan silat saat sedang mengantar ibunya pulang menggunakan sepeda motor.
Peristiwa yang terjadi di depan Pasar Kerten, Kecamatan Paron, Minggu (5/4/2026), sontak viral dan memicu kecaman luas dari masyarakat.
Kronologi Kejadian
Korban disebut baru saja menghadiri acara halal bihalal sebelum berpapasan dengan rombongan konvoi perguruan silat lain di jalan.
BACA JUGA:Viral! 5 Oknum TNI dan 1 Polisi Diduga Keroyok Warga di Kafe Torut Gegara Tak Diberi Miras
BACA JUGA:Antri Solar Tengah Malam Telan Korban, Sopir Truk Tewas Dikeroyok dan Ditikam Pengelola SPBU
Perbedaan atribut yang dikenakan diduga menjadi pemicu bentrokan.
Pemuda yang berboncengan dengan ibunya itu tidak sempat menghindar hingga akhirnya menjadi sasaran pengeroyokan di lokasi.
Video kejadian yang beredar di media sosial memperlihatkan korban dikeroyok sejumlah orang.
Beberapa pelaku yang diduga terlibat pun dikabarkan telah diamankan pihak berwajib.
Viral di Media Sosial
Unggahan video tersebut langsung menyita perhatian publik.
Narasi yang beredar menyebutkan korban berasal dari salah satu perguruan silat yang berpapasan dengan rombongan perguruan lain.
Bentrokan pun terjadi di sekitar Pasar Kerten, Jambangan, Paron, Ngawi.
BACA JUGA:Buron, Ayah yang Ikut Keroyok dan Bacok Rival Putranya Hingga Tewas Akhirnya Tertangkap
BACA JUGA:Pria Asal Malang Dikeroyok dan Mobil Dirusak Debt Collector di Bali, Ternyata Pelaku Positif Narkoba