Bukannya Minta Maaf, Juri LCC MPR Justru Diduga Unggah Sindiran di Status WA, Publik Murka Tuntut Pemecatan!

Rabu 13 May 2026 - 12:00 WIB
Reporter : Eko
Editor : Tri

BACAKORAN.CO - Kontroversi hasil Lomba Cerdas Cermat atau LCC MPR terus berlanjut dan kini memanas akibat ulah salah satu dewan juri bernama Indri Wahyuni.

Bukannya meredakan ketegangan, Indri justru diduga mengunggah status WhatsApp bernada arogan yang memamerkan harta sekaligus membela 1 sekolah secara sepihak.

Tindakan ini memicu reaksi keras publik karena seorang juri seharusnya menjaga netralitas dan tidak memperkeruh suasana dengan sentimen pribadi.

Berdasarkan informasi yang beredar dari media sosial X melalui akun Info Jateng @Jateng_Twit, terungkap sejumlah tangkapan layar status WhatsApp yang diduga kuat milik Indri Wahyuni.

BACA JUGA:Curhat Pilu Ayu Aulia Akui Aborsi Anak Mantan Bupati Inisial R, Netizen Kompak Beri Sindiran Pedas Begini

Dalam unggahan tersebut, ia terlihat membela sekolah yang memenangkan lomba sekaligus menyinggung soal keadilan bagi sekolah terpencil.

"They deserve the win and the explanation why they are still the winner of the game. Focusing on one school and neglecting justice for other is a part of the biggest ignorance that one could do," tulis Indri dalam statusnya.

Ia juga berdalih bahwa sekolah tersebut adalah sekolah jauh, terpencil, dan bekas wilayah konflik tahun 1999 sehingga siapapun yang maju mewakili provinsi harus dibanggakan.

Namun yang membuat amarah publik memuncak adalah unggahan status lainnya pada pukul 14.46.

Indri dengan santai menanggapi kritik netizen dengan membahas kekayaan pribadi.

BACA JUGA:Kecewa Berat! Kontroversi Final Cerdas Cermat MPR: Jawaban Benar Disalahkan, Juri Dikecam Netizen!

"Terakhir, mau open endorse ah. Biar makin kaya. Supaya LHKPN gw yg tersebar makin bikin shock banyak orang. Hayooo yg iri makin panas, ngeledekin gw ga akan bikin gw jatuh. At the end, u will always have me kata misua," tulisnya.

Reaksi Keras Netizen X

Kolom komentar akun X @Jateng_Twit pun seketika dipenuhi kecaman keras. Publik menilai seorang juri telah gagal bersikap netral dan justru memunculkan dugaan keberpihakan yang kuat. Berikut adalah kutipan langsung dari netizen yang merespons kelakuan dewan juri tersebut:

"Iya, kelakuan netizen memang rusak,.. tp yg menyebabkan rusak adalah adab dan akhlak serta tingkah laku pejabat seperti kalian," tulis @69Umasapriadi yang terpantau mendapat 836 tayangan.

"Orang seperti ini dikasih jabatan, pasti rusak sistemnya. Pecat @mprgoid," tulis @kipyi...

Kategori :