Indri dengan santai menanggapi kritik netizen dengan membahas kekayaan pribadi.
BACA JUGA:Kecewa Berat! Kontroversi Final Cerdas Cermat MPR: Jawaban Benar Disalahkan, Juri Dikecam Netizen!
"Terakhir, mau open endorse ah. Biar makin kaya. Supaya LHKPN gw yg tersebar makin bikin shock banyak orang. Hayooo yg iri makin panas, ngeledekin gw ga akan bikin gw jatuh. At the end, u will always have me kata misua," tulisnya.
Reaksi Keras Netizen X
Kolom komentar akun X @Jateng_Twit pun seketika dipenuhi kecaman keras. Publik menilai seorang juri telah gagal bersikap netral dan justru memunculkan dugaan keberpihakan yang kuat. Berikut adalah kutipan langsung dari netizen yang merespons kelakuan dewan juri tersebut:
"Iya, kelakuan netizen memang rusak,.. tp yg menyebabkan rusak adalah adab dan akhlak serta tingkah laku pejabat seperti kalian," tulis @69Umasapriadi yang terpantau mendapat 836 tayangan.
"Orang seperti ini dikasih jabatan, pasti rusak sistemnya. Pecat @mprgoid," tulis @kipyi...
BACA JUGA:Sosok Bupati Inisial R Diduga Hamili Ayu Aulia Hingga Kehilangan Rahim, Benarkah Kader Golkar?
"Jd yg kmrn dikabarkan minta maaf yg mana? Atau memang hanya omon2. Kami tidak peduli sekolah mana yg menang, selama itu diraih melalui kejujuran dan keadilan," tulis @AqsaDipta.
"Dan pejabat kt buanyak bgt yg mindsetnya kyk si paling artikulasi," tulis @bilalhanzhalah.
"Geli bgt sama org yg ngetik 'suami' jadi 'misua'," tulis @apriliarinnnn.
"Kelakuan wanita zonk," tulis @labaco602551139.
Kontroversi Final Cerdas Cermat MPR Jawaban Benar Disalahkan
Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan skandal viral dari Final Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tahun 2026 tingkat Kalimantan Barat.
Kejadian ini memicu kemarahan publik setelah regu SMAN 1 Pontianak yang memberikan jawaban benar justru disalahkan oleh dewan juri dengan alasan yang dianggap tidak masuk akal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari cuitan akun X bernama @MiskinTV_ pada 11 Mei 2026 yang telah menembus 220 ribu tayangan, terdapat cuplikan video yang memperlihatkan kejanggalan dalam penilaian final kompetisi tersebut.
Dalam sesi yang menegangkan, pembawa acara melontarkan pertanyaan mengenai lembaga mana yang pertimbangannya wajib diperhatikan oleh DPR dalam memilih anggota BPK.