Banyak orang mencuci beras dengan harapan dapat mengurangi zat berbahaya seperti arsenik.
Namun, hasilnya ternyata tidak terlalu signifikan.
Menurut Food and Drug Administration (FDA), membilas beras sebelum dimasak hanya memberi pengaruh kecil terhadap kadar arsenik pada nasi matang.
BACA JUGA:Daun Sirih Cina, Tanaman Liar yang Diam-Diam Punya Segudang Khasiat untuk Tubuh
Cara yang dianggap lebih efektif untuk mengurangi arsenik adalah memasak beras menggunakan air berlebih, lalu membuang sisa air setelah matang.
Metode ini disebut mampu menurunkan kadar arsenik sekitar 40 hingga 60 persen.
Meski begitu, ada konsekuensi yang perlu diperhatikan.
Teknik tersebut juga dapat mengurangi kandungan nutrisi penting seperti:
Folat.
Zat besi.
Niasin.
Tiamin.
Jumlah nutrisi yang hilang bahkan bisa mencapai 50 hingga 70 persen.
Tidak Semua Beras Harus Dicuci
Hal penting lain yang sering terlupakan, tidak semua jenis beras dianjurkan untuk dicuci.
BACA JUGA:Air Kelapa untuk Asam Lambung, Mitos atau Penolong Alami? Ini Fakta yang Jarang Dibahas