Berani Speak Up, Alumni UPN Yogyakarta Bongkar Dugaan Pelecehan Verbal Dosen: Saya Tau yang Masih Perawan...

Minggu 24 May 2026 - 13:00 WIB
Reporter : Afif
Editor : Ario

BACA JUGA:Pura-pura Minta Diantar Pulang, 2 Remaja Ancam Dengan Sajam dan Rampas Sepeda Motor

Tekanan akademis sering kali membuat korban pelecehan di lingkungan kampus merasa terintimidasi dan enggan melapor sejak awal karena takut kelulusannya dipersulit.

Namun, Andi Hanna menegaskan bahwa kondisi mentalnya terganggu dan ia memilih bersuara demi membela keadilan bagi korban lain yang belum berani bertindak.

Ia menuliskan sebuah pesan mendalam yang menyentil institusi pendidikan, "Kampus seharusnya menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi mahasiswa dan juga dosen. Bukan malah menjadi tempat yang tidak aman."

Bantahan Dari Pihak Dosen

Di sisi lain, beredar juga tangkapan layar yang diduga berasal dari status WhatsApp dosen bersangkutan yang akrab disapa Pak Kiki.

BACA JUGA:Aneh! AKBP Basuki Tersangka Kematian Dosen Untag Lari Terbirit-birit Hindari Wartawan Usai Divonis 6 Tahun

Dalam gambar yang diunggah ulang di fitur Instagram Story dengan narasi kecaman dari warganet tersebut, sang dosen membantah keras tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Dosen itu menulis pembelaan diri, "Atas nama Allah saya bersumpah tidak pernah melakukan pelecehan seksual atau sejenisnya. Saya berdoa agar semua pelaku fitnah segera mendapat balasan. Allahumma Amin."

Skandal Pelecehan UPN Yogyakarta: 1 Resmi Dipecat dan 5 Dinonaktifkan, Ini Nama Dosennya

Update kasus kekerasan seksual di lingkungan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta atau UPNVY kini memasuki babak baru.

Rektorat mengambil tindakan tegas dengan menjatuhkan hukuman kepada 6 dosen yang terbukti menjadi pelaku pelecehan seksual terhadap mahasiswi di kampus.

Langkah berani ini diambil sebagai bentuk nyata pembersihan ruang pendidikan dari predator kekerasan seksual UPN Yogyakarta yang merusak mental para korban.

Kabar mengenai sanksi dosen UPN ini mencuat luas setelah menjadi perbincangan hangat di media sosial X.

Mengutip akun resmi Sisters in Danger x Simponi dengan nama pengguna @SistersInDanger pada unggahan hari Jumat tanggal 22 Mei 2026 yang telah dilihat sebanyak 124 ribu tayangan, kasus ini melibatkan banyak pihak.

BACA JUGA:Kronologi Dugaan Kekerasan Seksual Dosen UPN Yogyakarta: 8 Pelaku Diduga Terlibat, 15 Korban Berani Speak Up

Dalam cuitan yang diunggah 14 jam sebelumnya, akun tersebut juga mempertanyakan deretan nama seperti M. Kundarto, Hikmatul Akbar, Suwardi, Jatmiko Setiawan, Arif Wibawa, dan Agus Santosa ke hadapan publik.

Mereka menyoroti dugaan pelecehan saat proses bimbingan skripsi dan merinci status penonaktifan para dosen tersebut.

Kategori :