2.Mudah Lelah Meski Tidur Cukup
Tubuh memang mendapat energi cepat setelah mengonsumsi makanan manis.
Namun energi itu juga cepat turun drastis. Efeknya, badan terasa lemas, mengantuk, dan sulit fokus sepanjang hari.
3.Bau Badan Berubah
Konsumsi gula berlebihan dapat memicu pertumbuhan bakteri dan jamur di tubuh.
Keringat menjadi lebih tajam, asam, bahkan terkadang beraroma manis tidak biasa.
Dalam kondisi tertentu, aroma seperti buah pada keringat juga bisa menjadi tanda gangguan serius seperti ketoasidosis diabetik.
4.Mood Naik Turun Tidak Stabil
Makanan tinggi gula sering membuat suasana hati membaik sesaat.
BACA JUGA:Sagu dan Gula Merah, Duet Tradisional yang Ternyata Punya Segudang Manfaat untuk Tubuh
Namun setelah kadar gula turun, emosi ikut anjlok. Kondisi ini membuat seseorang lebih mudah marah, sensitif, dan cepat tersinggung.
5.Makanan Alami Terasa Hambar
Saat tubuh terlalu sering menerima rasa manis ekstrem, lidah mulai kehilangan sensitivitas terhadap gula alami.
Buah segar terasa kurang manis dan makanan sehat menjadi kurang menarik.
6.Lidah Terasa Kasar atau Putih
Gula merupakan “makanan favorit” bakteri di mulut.