Live TikTok Bersama di Kamar, Syiahdan Hanafi Remaja di OKI Tewas Ditembak Teman

Rabu 03 Jun 2026 - 07:00 WIB
Reporter : Doni Bae
Editor : Doni Bae

BACAKORAN.CO -- Seorang remaja di Desa Margo Bakti Kecamatan  Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan yang diketahui bernama Syiahdan Hanafi (18), tewas ditembak temannya sendiri Mifta Choirul Anam (18) menggunakan senjata api (senpi) rakitan.

Satu peluru menembus dada kiri korban membuat korban langsung ambruk di lokasi kejadian.

Peristiwa penganiayaan berat itu terjadi di rumah F yang juga teman pelaku dan korban di  Blok E Desa Margo Bakti Kecamatan  Mesuji, Senin dinihari 1 Juni 2026 sekira pukul 02.00 WIB.

Siang harinya sekira pukul 14.00 WIB, pelaku penembakan Mifta Choirul Anam  berhasil diamankan Tim Gabungan Satreskrim dan Intel Polres OKI.

BACA JUGA:Waduh, Pengedar Narkoba di Campang Tiga Hulu Punya Senpi dengan 6 Peluru, Untung Tak Sempat Melawan

BACA JUGA:TNI Tewas Tembak TNI Ditempat Dugem di Palembang, Pomdam II Sriwijaya Tetapkan 2 Tersangka

Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto didampingi Kasatreskrim, Iptu Raka M Dwi Darma dalam keterangan persnya Senin malam mengungkapkan jika pihaknya masih mendalami keterangan pelaku untuk mengetahui kronologi kejadian dan motif penganiayaan berat itu.

Eko mengungkapkan, hasil penyidikan sementara dari keterangan saksi, pelaku dan olah TKP, peristiwa tragis itu terjadi  saat korban dan pelaku berada di dalam kamar rumah saksi F.

Sebelum kejadian, korban dan pelaku  sama-sama tengah siaran langsung atau live streming media sosial TikTok.  "Dari hasil penyidikan sementara, peristiwa bermula saat pelaku dan korban berada di dalam sebuah kamar sedang melakukan siaran langsung melalui aplikasi TikTok," jelas  AKBP Eko Rubiyanto.

Nah tiba-tiba saja dinihari itu suasana yang semua penuh canda dan tawa berubah mencekam. Dari dalam kamar tempat korban dan pelaku berada terdengar suara letusan diduga dari senjata api rakitan.

BACA JUGA:Indonesia Langsung Fokus Lawan Timor Leste, Nova: Wajib Waspada!

BACA JUGA:Ini Permintaan Nova Arianto Usai Indonesia SIkat Myanmar 3-0

Suara letusan itu disusul suara teriakan korban yang meminta tolong. Saksi F yang berada di ruangan lain langsung memeriksa kondisi kamar.

Ketika itu F melihat temannya Syiahdan Hanafi sudah dalam posisi tergeletak lemas menahan sakit sambil memegangi dadanya yang bercucuran darah.

Saksi F kemudian meminta bantuan keluarga dan warga setempat membawa korban ke klinik terdekat, namun nyawanya tak tertolong. Ditengah suasana panik itu, pelaku diduga langsung melarikan diri.

Warga dan aparat desa setempat langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mesuji yang kemudian diteruskan ke Polres OKI.

Kategori :