BACAKORAN.CO - Sedang menikmati brain freeze saat menyantap es krim mungkin menjadi pengalaman yang tidak asing bagi banyak orang.
Sensasi nyeri tajam yang muncul mendadak di dahi, seperti ditusuk jarum, sering kali membuat aktivitas makan terhenti sejenak.
Meski terasa cukup mengganggu, fenomena yang dikenal sebagai brain freeze atau ice cream headache ini ternyata bukan kondisi berbahaya dan biasanya hanya berlangsung dalam waktu singkat.
Fenomena tersebut menjadi salah satu respons unik tubuh ketika berhadapan dengan suhu yang sangat dingin.
Tidak sedikit orang yang menganggap rasa sakit itu berasal langsung dari otak, padahal proses yang terjadi jauh lebih kompleks dan melibatkan sistem saraf di wajah.
BACA JUGA:5 Manfaat Rutin Makan Pisang Setiap Hari, Buah Murah yang Diam-Diam Jadi Penjaga Kesehatan Tubuh
Apa Itu Brain Freeze?
Brain freeze adalah istilah populer untuk sakit kepala singkat yang muncul setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang sangat dingin, seperti es krim, es batu, atau minuman dingin yang diminum terlalu cepat.
Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai cold-stimulus headache atau sakit kepala akibat rangsangan dingin.
Meski namanya mengandung kata "brain", rasa nyeri tersebut sebenarnya tidak berasal dari otak karena otak tidak memiliki reseptor nyeri.
Neurolog dari Mayo Clinic, dr Amaal Starling, menjelaskan bahwa brain freeze merupakan kondisi yang sangat umum terjadi dan tidak berbahaya.
Menurutnya, rasa nyeri tersebut akan muncul secara tiba-tiba dan menghilang dalam hitungan detik hingga beberapa menit.
Mengapa Brain Freeze Bisa Terjadi?
Para peneliti meyakini bahwa penyebab utama brain freeze adalah pendinginan yang berlangsung sangat cepat pada langit-langit mulut atau bagian belakang tenggorokan.