Meski mekanisme pastinya masih terus diteliti, temuan ini menunjukkan bahwa sensitivitas terhadap perubahan suhu dingin dapat diwariskan dalam keluarga.
Faktor genetik tersebut diduga memengaruhi cara pembuluh darah dan sistem saraf merespons perubahan suhu yang mendadak.
Apakah Brain Freeze Berbahaya?
Kabar baiknya, brain freeze tidak termasuk kondisi medis yang berbahaya.
BACA JUGA:Bukan Sekedar Bumbu Dapur, Daun Rosemary Ternyata Senjata Ampuh Detoks Tubuh, Racun Auto Ambyar
Rasa nyeri yang muncul biasanya hanya berlangsung beberapa detik hingga paling lama beberapa menit.
Setelah suhu di area mulut kembali normal, pembuluh darah akan stabil dan sinyal nyeri pun berhenti.
Meski demikian, bagi sebagian orang sensasi yang muncul bisa terasa cukup intens dan mengejutkan, terutama ketika mengonsumsi makanan dingin dalam jumlah besar atau terlalu cepat.
Cara Mencegah Brain Freeze Saat Makan Es Krim
Mencegah brain freeze sebenarnya cukup sederhana.
Kuncinya adalah menghindari perubahan suhu yang terlalu cepat di rongga mulut.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
Mengonsumsi es krim atau makanan dingin secara perlahan.
Tidak langsung menelan minuman dingin dalam jumlah besar.
Memberi jeda beberapa detik sebelum suapan berikutnya.
Membiarkan makanan dingin sedikit menghangat sebelum ditelan.