Sarden Bukan Makanan Darurat, Ini 5 Alasan Kenapa Ikan Murah Meriah Ini Layak Jadi Menu Andalan

Sabtu 06 Jun 2026 - 09:00 WIB
Reporter : Wira
Editor : Daren

BACAKORAN.CO - Sarden selama ini sering dianggap sebagai makanan praktis yang hanya menjadi penyelamat saat stok bahan makanan menipis.

Padahal, manfaat sarden untuk kesehatan jauh lebih besar dibandingkan citranya sebagai lauk sederhana.

Ikan berukuran kecil ini menyimpan beragam nutrisi penting yang berperan dalam menjaga kesehatan jantung, tulang, otak, hingga sistem kekebalan tubuh.

Selain mudah ditemukan dan harganya relatif terjangkau, sarden juga termasuk ikan dengan kadar merkuri yang rendah. 

Kondisi tersebut membuat sarden menjadi salah satu pilihan makanan laut yang aman dikonsumsi berbagai kalangan, termasuk ibu hamil dan menyusui.

Tak heran jika para ahli gizi menempatkan sarden sebagai salah satu sumber protein hewani yang kaya manfaat dan layak masuk dalam daftar menu mingguan.

BACA JUGA:Cuaca Panas Bukan Sekadar Bikin Haus, Kenali Tanda dan 3 Prinsip Melindungi dari Ancaman Gagal Ginjal Akut

Kaya Omega-3, Sahabat Terbaik untuk Jantung

Salah satu keunggulan terbesar sarden adalah kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi.

Nutrisi ini tidak dapat diproduksi secara alami oleh tubuh sehingga harus diperoleh dari makanan.

Omega-3 dikenal memiliki sifat antiinflamasi yang membantu mengurangi risiko berbagai penyakit kronis. 

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi omega-3 secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah, serta mengurangi kadar trigliserida dalam darah.

Selain itu, omega-3 juga dikaitkan dengan kesehatan otak yang lebih baik dan membantu menjaga fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.

Sumber Kalsium yang Sering Diremehkan

Banyak orang mengira kalsium hanya bisa diperoleh dari susu dan produk olahannya.

Kategori :