BACAKORAN.CO – Seorang driver Gojek diduga menipu penumpang dengan memanipulasi tarif perjalanan dari Senayan ke Bundaran HI.
Awalnya sepakat Rp58.000, namun di tujuan driver menuntut Rp400.000.
Insiden ini terekam dalam dua video yang diunggah ke platform X dan langsung viral.
Video menunjukkan pertentangan sengit antara driver dan penumpang di pinggir jalan malam hari.
Kejadian ini memicu kemarahan netizen yang menilai praktik tersebut merusak kepercayaan masyarakat terhadap layanan ojek online.
Menurut penuturan akun @txtharihariWNI pada Minggu, 7 Juni 2026, peristiwa bermula saat suaminya mencarter ojek manual setelah acara Indofest di Senayan.
karena cukup ramai
— txt keabsurdan wni (@txtharihariWNI) June 7, 2026
Aku share detailnya boleh, krn babang ojeknya minta diviralin gapapa katanya ????
1. Kemarin yg naik suamiku dari senayan ke bundaran HI (abis dari indofest). Ini udh hari ketiga, dr hari sebelumnya dia naik manual charter 50 rb
2. Ketemu babang ojek ini,… pic.twitter.com/DHC36viQbd
Sebelumnya ia menggunakan charter manual seharga Rp50.000.
Ketika bertemu driver Gojek ini, penumpang bertanya soal tarif dan driver menjawab “Lima Puluh Delapan”.
Karena harga tersebut masuk akal, perjalanan pun dilanjutkan selama sekitar 20 menit hingga tiba di Bundaran HI.
Di lokasi tujuan, driver baru menyatakan bahwa biaya yang harus dibayar adalah Rp400.000.
Saat ditanyakan kembali mengenai kesepakatan awal, driver menjawab tegas, “Iya Lima Puluhnya Ada Delapan.”
Video konfrontasi yang dibagikan menampilkan driver mengenakan jaket hijau khas Gojek lengkap dengan helm.
Dalam rekaman tersebut, driver terlihat berbicara dengan nada tinggi sambil memegang ponsel, menegaskan bahwa yang penting adalah pembayaran Rp400.000 dilakukan.