Diabetes Kini Mengintai Usia Muda, Gaya Hidup Serba Praktis Jadi Biang Keladinya

Selasa 09 Jun 2026 - 09:00 WIB
Reporter : Wira
Editor : Daren

BACAKORAN.CO - Fenomena diabetes kini mengintai usia muda menjadi perhatian serius dunia kesehatan.

Penyakit yang selama ini identik dengan kelompok lanjut usia ternyata semakin banyak ditemukan pada remaja, dewasa muda, bahkan anak-anak. 

Perubahan pola hidup modern yang serba praktis disebut menjadi salah satu faktor utama di balik meningkatnya kasus diabetes dalam beberapa tahun terakhir.

Data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan Indonesia saat ini berada di posisi lima besar dunia dengan jumlah pengidap diabetes terbanyak.

Lebih dari 20 juta penduduk diperkirakan hidup dengan penyakit ini, sementara prevalensinya telah mencapai sekitar 11,3 persen. 

Angka tersebut menjadi alarm bahwa diabetes bukan lagi masalah kesehatan yang hanya mengancam usia tua.

BACA JUGA:Sidat Diam-Diam Juara! Ikan Lokal Indonesia dengan Omega-3 Tertinggi di Dunia, Salahkan Dominasi Salmon?

Kasus Diabetes pada Anak Melonjak Tajam

Salah satu fakta yang paling mengkhawatirkan adalah peningkatan kasus diabetes pada anak. 

Dalam kurun waktu satu dekade terakhir, jumlah kasus dilaporkan meningkat hingga 70 kali lipat.

Lonjakan tersebut menunjukkan adanya perubahan pola hidup yang signifikan pada generasi muda.

Aktivitas fisik yang semakin berkurang, konsumsi makanan tinggi gula, serta kebiasaan menghabiskan waktu di depan layar menjadi kombinasi yang memperbesar risiko gangguan metabolisme sejak usia dini.

Tidak hanya anak-anak, kelompok usia produktif di bawah 40 tahun juga mengalami peningkatan jumlah penderita diabetes yang cukup signifikan dari tahun ke tahun.

Gaya Hidup Sedentari Jadi Sorotan Utama

Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, menegaskan bahwa keseimbangan antara asupan makanan dan aktivitas fisik merupakan kunci utama pencegahan diabetes.

Kategori :