Intimidasi Berlanjut, Tyo Ardianto Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak Kedua Kali di Ban Mobil

Senin 15 Jun 2026 - 13:40 WIB
Reporter : Bayu
Editor : Bima

Video yang diunggah akun resmi Kompas.com pada Jumat, 12 Juni 2026, dalam rekaman tersebut, seorang ibu berhijab menggunakan megaphone merah untuk menyampaikan aspirasi langsung di hadapan barisan polisi.

Dalam video berdurasi sekitar 49 detik, ibu tersebut dengan tegas berbicara.

BACA JUGA:Viral! Mahasiswa Disebut 'Pisang Ambon' Saat Dicegat Polisi, Klaim Tak Ada yang Mendengar Aspirasi di HI

"Calon-calon penerus bangsa ini loh, kenapa tidak boleh mereka melewati situ," ujarnya.

Ia menegaskan posisinya bukan sebagai perwakilan mahasiswa, melainkan sebagai orang tua.

"Saya di sini bukan mewakili mahasiswa, saya di sini sebagai ibu mereka. Saya akan menjaga mereka," kata ibu tersebut terekam dalam video. 

Adegan selanjutnya menunjukkan massa pendukung, termasuk ibu-ibu lain yang mengangkat spanduk bertuliskan "Menjaga Anak-Anak Kami".

Suasana tegang namun tertib terlihat, dengan barisan polisi yang tetap berdiri di posisi blokade.

BACA JUGA:Update, Mahasiswa dan Ojol Turun ke Jalan Gelar Aksi Demo dengan Suarakan 5 Tuntutan Rakyat

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan alasan blokade.

Menurutnya, Bundaran HI merupakan wilayah kegiatan ekonomi masyarakat dan jantung lalu lintas DKI Jakarta.

"Sehingga apabila terjadi kepadatan arus, ini akan memberikan dampak yang luar biasa sampai dengan arteri," ucapnya. 

Respons NetizenVideo ini memicu beragam komentar di X.

 "Buat adik-adik mahasiswa, ingat hari ini, ajak keluarga kamu... di 2029, jangan sampai terkecoh," tulis @SpidolMaroon.

"Miris anjir, itu kenapa pada diem mematung gitu… gada perasaan kah.. yg ibunya bilang mewakilkan semuaa," tulis  @noirzee_.

BACA JUGA:Mendikdasmen Klaim 43 Juta Murid Setuju MBG Dilanjutkan, 80,7 Persen Sudah Terima Manfaat

Kategori :