Stop Panik! Peneliti Ungkap Cara Paling Efektif Menghadapi Anak Tantrum

Jumat 03 Jul 2026 - 17:30 WIB
Reporter : Vanny
Editor : Vanny

BACAKORAN.CO - Tantrum merupakan salah satu fase perkembangan yang umum dialami anak, terutama pada usia 1 hingga 4 tahun.

Meski sering membuat orang tua kewalahan, para peneliti menegaskan bahwa tantrum bukan berarti anak nakal atau memiliki perilaku buruk.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa tantrum adalah bentuk ledakan emosi ketika anak belum memiliki kemampuan mengendalikan perasaan maupun mengungkapkan keinginannya melalui kata-kata.

Cara orang tua merespons situasi tersebut justru menjadi faktor penting yang menentukan apakah perilaku tantrum akan berkurang atau semakin sering terjadi.

BACA JUGA:Heboh! Sarah Gibson Beri Kode Siap Cerai dari Diska Resha Setelah Selingkuh dengan Janda 2 Anak

BACA JUGA:Trik Merawat Transmisi Mobil Manual Tetap Empuk dan Responsif Saat Terjebak Kemacetan Parah

Salah satu penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Child Psychology and Psychiatry menjelaskan bahwa kemampuan regulasi emosi anak berkembang secara bertahap.

Pada usia balita, bagian otak yang mengatur pengendalian diri belum berkembang sempurna sehingga anak lebih mudah frustrasi ketika keinginannya tidak terpenuhi.

Sementara itu, American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan agar orang tua tidak membalas tantrum dengan kemarahan.

Respons yang tenang justru membantu anak belajar mengelola emosinya.

BACA JUGA:Piala Dunia 2026: Ronaldo Pemain Terbaik, Portugal ke 16 Besar, Ini Lawan Selanjutnya

BACA JUGA:Seni Mengubah Sudut Hunian Menjadi Episentrum Kerja yang Estetik dan Inspiratif

Berikut beberapa cara mengatasi anak tantrum yang didukung berbagai penelitian ilmiah.

1. Tetap Tenang

Penelitian menunjukkan bahwa emosi orang tua dapat memengaruhi emosi anak. Ketika orang tua ikut berteriak atau marah, intensitas tantrum biasanya meningkat.

Kategori :