Pengalaman langsung banyak pencari kerja menunjukkan bahwa meski sudah memiliki skill dan sertifikasi, mereka sering tersingkir hanya karena usia.
Di sisi lain perusahaan sering berdalih bahwa batas usia dibutuhkan untuk “energi” atau “budaya kerja muda”.
SE ini berusaha membalik logika tersebut fokus harus pada kompetensi, bukan atribut fisik atau demografis yang tidak relevan.
Namun, realitas di lapangan masih menantang.
Beberapa komentar netizen langsung menyoroti ketimpangan.
“Lah BUMN sama CPNS masih ada batasan usia ni pak,” tulis @rhmwnindra membalas postingan @profesor_saham.
“Gak bisa. Over suplai tenaga kerja, S1, S2 byk yg nganggur. Kualitas SDM rendah. Mau diotak atik gmn pun aturan, klo suply > demand, ya gak ngaruh. Benerin dulu ekonomi nya," tulis @bassbuzz_.
“akar masalah bukan usia walau ga dicantum perusahaan bisa tanya umur berapa , yang jelas pencari kerja dan lapangan kerja ga sebanding," tulis @Ulumumbo.