Otot dapat terasa lemah karena jarang digunakan.
Postur tubuh dapat memburuk akibat posisi duduk yang tidak tepat.
Pengeluaran energi menjadi lebih rendah.
Risiko berbagai masalah kesehatan dapat meningkat jika kebiasaan kurang bergerak berlangsung dalam jangka panjang.
Intinya, masalah bukan hanya pada aktivitas duduk, tetapi pada terlalu banyak duduk tanpa diselingi gerakan dan aktivitas fisik.
Tidak ada batas waktu duduk yang berlaku sama untuk semua orang.
Namun, prinsip yang penting adalah mengurangi waktu sedentari dan menggantinya dengan aktivitas fisik sebanyak mungkin sesuai kemampuan.
Bagi orang yang bekerja di depan komputer, jangan menunggu tubuh terasa pegal untuk mulai bergerak.
Buat kebiasaan untuk berdiri dan berjalan singkat secara berkala.
Misalnya, setelah menyelesaikan satu pekerjaan, berdirilah dari kursi untuk mengambil minum atau berjalan sebentar.
Cara sederhana seperti ini lebih mudah dilakukan secara konsisten dibandingkan menunggu waktu luang yang panjang.
Cara Mengurangi Kebiasaan Duduk Terlalu Lama
Ada beberapa cara sederhana yang dapat diterapkan dalam rutinitas sehari-hari.
1. Berdiri Secara Berkala
Pasang pengingat di ponsel atau komputer agar tidak terlalu lama berada di kursi.
Saat pengingat berbunyi, berdiri dan bergerak selama beberapa menit.