BACAKORAN.CO - Yamaha SPHEV merupakan prototipe motor hybrid yang menggabungkan mesin pembakaran internal dengan dua motor listrik.
Sistem ini menawarkan mode EV, hybrid, serta Dual Boost dan Triple Boost untuk menambah tenaga saat berakselerasi.
Teknologi elektrifikasi pada sepeda motor terus berkembang.
Jika sebelumnya motor hybrid masih terdengar asing, Yamaha justru mencoba menghadirkan konsep yang lebih kompleks melalui Series Parallel Hybrid Electric Vehicle (SPHEV).
BACA JUGA:Rekening Rp80,9 Juta Supriyono alias Botok Diblokir, Bank Mandiri Ungkap Ada Permintaan Aparat
Teknologi tersebut diperkenalkan Yamaha sebagai bagian dari pengembangan sistem elektrifikasi untuk sepeda motor berukuran menengah.
Salah satu prototipe yang digunakan untuk demonstrasi adalah kendaraan berbasis skuter dengan sistem hybrid yang menggabungkan mesin bensin, satu motor penggerak, dan satu motor yang terhubung dengan mesin sekaligus berfungsi sebagai generator.
Yang membuat teknologi ini menarik bukan sekadar penggunaan dua sumber tenaga.
Yamaha juga mengembangkan sistem Dual Boost dan Triple Boost yang memungkinkan tambahan tenaga listrik ketika pengendara membutuhkan akselerasi lebih kuat.
BACA JUGA:Kelebihan Garam Bisa Picu Kanker, Kenali Batas Aman Konsumsi Harian Ini
Perlu dicatat, teknologi ini masih berada dalam tahap riset dan pengembangan, sehingga belum bisa dianggap sebagai model produksi massal dengan spesifikasi final.
Yamaha sendiri menyebut SPHEV sebagai sistem yang sedang dikembangkan.
Bagaimana Cara Kerja Yamaha SPHEV?
Berbeda dari motor bensin konvensional, SPHEV dirancang untuk mengombinasikan mesin pembakaran dan tenaga listrik berdasarkan kondisi berkendara.
Yamaha menjelaskan bahwa sistem ini menggunakan pendekatan series-parallel hybrid, sehingga mesin dan motor listrik dapat bekerja dalam konfigurasi yang berbeda.