Mesin bensin tetap tersedia ketika tenaga listrik tidak menjadi pilihan utama.
BACA JUGA:Honda Scoopy Agustus 2026, Harga Mulai Rp23 Jutaan
Dual Boost dan Triple Boost, Apa Bedanya?
Bagian paling menarik dari teknologi SPHEV adalah mode Boost.
Yamaha menjelaskan bahwa ketika pengendara membutuhkan akselerasi tambahan, motor listrik dapat memberikan bantuan tenaga.
Dual Boost
Dalam Dual Boost, tenaga dari mesin pembakaran dan motor listrik penggerak digunakan secara bersamaan untuk meningkatkan performa akselerasi.
Dengan kombinasi tersebut, tenaga yang tersedia tidak hanya mengandalkan mesin bensin.
Triple Boost
Sementara itu, Triple Boost menambahkan kontribusi motor kedua yang sebelumnya berfungsi sebagai generator.
Artinya, ketika pengendara membutuhkan akselerasi lebih besar, sistem dapat memanfaatkan mesin bensin, motor penggerak, dan motor generator secara bersamaan.
Yamaha menyebut konsep tersebut sebagai triple boost, karena tiga sumber tenaga dapat berkontribusi pada saat yang sama.
Konsep ini menjadi salah satu pembeda utama SPHEV dibandingkan sistem hybrid sepeda motor yang lebih sederhana.
Yamaha Klaim Lebih Irit
Selain mengejar performa, teknologi SPHEV juga dirancang untuk meningkatkan efisiensi.
Pada prototipe PROTO HEV yang diperkenalkan Yamaha di Japan Mobility Show 2025, Yamaha menyatakan teknologi manajemen daya dan energi yang digunakan dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar lebih dari 35 persen dibandingkan kendaraan sekelasnya, berdasarkan pengujian internal Yamaha dalam mode WMTC2-2.