Yamaha SPHEV Bikin Heboh: Motor Hybrid dengan Mesin Bensin dan 2 Motor Listrik, Ada Mode Triple Boost!

Selasa 25 Aug 2026 - 07:00 WIB
Reporter : zeli
Editor : djarwo

Angka tersebut merupakan klaim dan hasil pengujian internal, sehingga tidak dapat langsung dianggap sebagai angka konsumsi bahan bakar untuk motor produksi.

Namun, hal tersebut menunjukkan bahwa Yamaha tidak hanya mengejar tenaga tambahan melalui elektrifikasi, tetapi juga berusaha meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar.

Apakah Yamaha SPHEV Akan Diproduksi Massal?

Untuk saat ini, belum ada kepastian bahwa prototipe SPHEV tersebut akan langsung diproduksi massal dalam bentuk yang sama.

Yamaha masih menempatkan teknologi SPHEV sebagai bagian dari penelitian dan pengembangan sistem elektrifikasi.

Yamaha juga mengembangkan beberapa pendekatan sekaligus, termasuk SPHEV, plug-in hybrid atau PHEV, dan kendaraan listrik berbasis baterai. 

Karena masih berupa teknologi pengembangan, desain, kapasitas baterai, performa, bobot, harga, hingga konfigurasi akhir dapat berubah jika nantinya masuk tahap produksi.

Jadi, kabar mengenai Yamaha SPHEV sebaiknya dipahami sebagai perkembangan teknologi, bukan pengumuman peluncuran motor baru yang sudah siap dijual.

Apa Keunggulan Teknologi Ini?

Jika dikembangkan menjadi produk produksi, sistem SPHEV berpotensi menawarkan beberapa keuntungan.

Pertama, fleksibilitas tenaga.

Motor dapat menggunakan tenaga listrik, mesin bensin, atau kombinasi keduanya.

Kedua, efisiensi.

Motor listrik dapat membantu mengurangi beban kerja mesin pada kondisi tertentu.

Ketiga, akselerasi tambahan.

Mode Dual Boost dan Triple Boost memungkinkan tenaga listrik digunakan ketika pengendara membutuhkan respons lebih kuat.

Kategori :