Jika terdapat perubahan pada permukaan cakram, sebaiknya jangan langsung mencoba memperbaikinya sendiri.
Pemeriksaan mekanik diperlukan untuk menentukan apakah komponen masih dapat digunakan atau perlu mendapatkan tindakan tertentu.
4. Rem Basah Setelah Hujan atau Dicuci
Rem motor yang berbunyi setelah terkena air tidak selalu berarti rusak.
Ketika motor digunakan saat hujan atau baru selesai dicuci, air yang berada di antara permukaan pengereman dapat menimbulkan suara sementara ketika rem digunakan.
Biasanya, suara akan berkurang setelah komponen kembali kering dan rem digunakan secara normal.
Meski demikian, jika suara tetap terdengar setelah motor digunakan dan komponen sudah kering, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan.
Jangan menganggap semua suara rem sebagai efek air, terutama jika gejala terus berulang.
BACA JUGA:Kenapa Motor Sulit Diajak Belok? Cek Ban, Komstir, hingga Suspensi Sebelum Makin Berbahaya
5. Kampas Rem Baru Sedang Menyesuaikan
Menariknya, kampas rem baru juga bisa menimbulkan suara tertentu pada masa awal penggunaan.
Setelah penggantian kampas, permukaan kampas dan cakram membutuhkan proses penyesuaian agar kontaknya semakin optimal.
Jika suara muncul setelah penggantian kampas tetapi pengereman tetap normal, kondisi tersebut dapat berkaitan dengan proses penyesuaian permukaan.
Namun, suara yang sangat keras, pengereman tidak pakem, getaran berlebihan, atau gejala tidak normal lainnya tidak boleh dianggap sebagai proses adaptasi biasa.
Jika ragu, mintalah bengkel memeriksa pemasangan kampas dan kondisi sistem pengereman.