6. Kaliper atau Komponen Rem Perlu Diperiksa
Pada rem cakram, kaliper berperan penting dalam proses menjepit kampas ke cakram.
Jika terdapat masalah pada mekanisme kaliper, gerakan kampas dapat menjadi tidak optimal.
Akibatnya, gesekan atau suara yang muncul ketika rem digunakan dapat terasa berbeda.
Bagian lain seperti pin, dudukan, atau komponen pendukung juga dapat membutuhkan pemeriksaan.
Masalah seperti ini sebaiknya ditangani mekanik karena sistem rem membutuhkan pemasangan dan penyetelan yang tepat.
Apakah Rem Motor Berbunyi Berarti Rusak?
Tidak selalu.
Suara rem dapat muncul karena berbagai kondisi, termasuk air, debu, karakter material kampas, atau proses penyesuaian kampas baru.
Yang perlu diperhatikan adalah jenis suara dan gejala yang menyertainya.
Jika hanya terdengar decit sesekali tetapi pengereman tetap normal, penyebabnya bisa berbeda dengan suara gesekan kasar yang muncul terus-menerus.
Lebih serius lagi jika bunyi disertai:
- Rem terasa kurang pakem.
- Tuas atau pedal rem terasa tidak normal.
- Motor bergetar ketika mengerem.
- Suara gesekan semakin keras.
- Motor terasa menarik ke salah satu sisi ketika pengereman.
- Terlihat kebocoran pada sistem rem.
- Kampas rem terlihat sudah sangat tipis.
Jika beberapa tanda tersebut muncul bersamaan, pemeriksaan sebaiknya tidak ditunda.
Kapan Kampas Rem Harus Diganti?
Tidak ada satu jarak tempuh yang berlaku untuk semua motor karena usia kampas dipengaruhi oleh gaya berkendara, kondisi jalan, beban kendaraan, jenis kampas, dan penggunaan rem.
Karena itu, kondisi fisik kampas dan rekomendasi pabrikan lebih penting daripada sekadar menghitung kilometer.