Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Kembalikan Rp5,25 Miliar, Berharap Kasus DSI Segera Tuntas

Senin 24 Aug 2026 - 20:00 WIB
Reporter : djarwo
Editor : djarwo

Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam video, perwakilan korban menyebut Rezky sebagai salah satu figur yang mempromosikan investasi tersebut sejak 2021.

Namanya juga disebut dalam Berita Acara Pemeriksaan atau BAP korban.

Namun, penyebutan nama dalam laporan atau BAP tidak serta-merta membuktikan seseorang terlibat dalam tindak pidana.

Pihak penyidik tetap perlu melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan bukti untuk menentukan status hukum masing-masing pihak.

BACA JUGA:Rekening Rp80,9 Juta Supriyono alias Botok Diblokir, Bank Mandiri Ungkap Ada Permintaan Aparat

Mengapa Brand Ambassador Jadi Sorotan?

Kasus ini kembali memperlihatkan besarnya pengaruh figur publik terhadap keputusan masyarakat dalam memilih produk investasi.

Figur terkenal yang tampil sebagai brand ambassador dapat meningkatkan kepercayaan calon investor atau lender terhadap sebuah perusahaan.

Terlebih ketika investasi tersebut menggunakan narasi berbasis syariah dan dipromosikan melalui tokoh yang memiliki basis pengikut besar.

Karena itu, masyarakat perlu memisahkan antara popularitas brand ambassador dengan legalitas dan keamanan produk investasi.

Jangan menjadikan keberadaan selebriti sebagai satu-satunya alasan untuk mempercayakan uang kepada sebuah platform atau perusahaan.

BACA JUGA:Donasi Demo Pati Saldo Rp80 Juta Diblokir di Bank Mandiri , Botok: Kami Bukan Teroris!

Masyarakat Diminta Lebih Teliti Sebelum Investasi

Kasus dugaan investasi bermasalah seperti ini menjadi pengingat bahwa calon investor perlu melakukan pemeriksaan secara mandiri.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

Cek legalitas dan izin perusahaan melalui regulator terkait.

Pahami bagaimana perusahaan menghasilkan keuntungan.

Jangan mudah percaya pada iming-iming keuntungan tinggi.

Periksa risiko sebelum menempatkan dana.

Kategori :