Dolar AS Menguat, Rupiah Tertekan Jelang Jackson Hole: Cek Kurs USD hingga Euro Hari Ini

Kamis 27 Aug 2026 - 12:00 WIB
Reporter : djarwo
Editor : djarwo

BACA JUGA:Kesalahan Beli Reksadana, Kenapa Investor Masih Rugi?

Harga Emas dan Minyak Ikut Bergerak

Selain valuta asing, pasar komoditas juga menjadi perhatian investor.

Data terbaru menunjukkan harga crude oil berada di level 81,79, naik dibandingkan data sebelumnya.

Sementara itu, harga XAU atau emas berada di level 4.613,23.

Pergerakan emas akan tetap dipengaruhi oleh arah dolar AS, ekspektasi suku bunga The Fed, serta perkembangan geopolitik.

Jika ekspektasi kenaikan suku bunga AS semakin kuat, dolar berpotensi mendapat dukungan. Kondisi tersebut secara teori dapat memberikan tekanan terhadap harga emas yang dihargai dalam dolar.

BACA JUGA:Harga Emas Dunia Anjlok, Emas Antam Ikut Tertekan? Ini Penyebab Crash, Prediksi Harga, dan Strategi Investor

Data Kurs V2

Berikut data kurs pembanding yang tersedia:

Mata Uang Bank Buy Bank Sell
SGD 1,2715 1,2704
HKD 7,8408 7,8386
CHF 0,8057 0,8047
JPY 159,35 159,04
CAD 1,3879 1,3868
CNY 6,7392 6,7009
THB 32,9720 32,6620
SAR 3,7555 3,7540
KRW 1.388,22 1.352,79
MYR 4,0335 4,0200
GBP 1,3587 1,3598
AUD 0,7176 0,7187
NZD 0,5944 0,5955
EUR 1,1651 1,1662

Apa yang Perlu Diperhatikan Investor?

Ada tiga katalis utama yang berpotensi menentukan arah pasar dalam waktu dekat.

Pertama, pidato Kevin Warsh di Jackson Hole. Nada hawkish dapat memperkuat USD, sedangkan sinyal lebih dovish berpotensi mengurangi daya tarik dolar.

Kedua, perkembangan inflasi AS. Inflasi yang sulit turun dapat membuat pasar kembali memperhitungkan suku bunga lebih tinggi.

Ketiga, kondisi rupiah. Faktor global tetap dominan, tetapi sentimen domestik juga perlu diperhatikan karena dapat memperbesar volatilitas.

Dengan USD saat ini berada di kisaran Rp17.710–Rp17.770, pelaku pasar perlu mewaspadai potensi pergerakan lebih besar setelah pidato kebijakan The Fed.

Kesimpulan

Dolar AS kembali menguat setelah data inflasi AS memperbesar ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Fokus pasar selanjutnya tertuju pada Simposium Jackson Hole dan pidato perdana Kevin Warsh sebagai Gubernur The Fed.

Di pasar domestik, rupiah masih menghadapi tekanan. Sementara itu, dolar Australia justru menguat setelah data inflasi Australia meningkatkan spekulasi kenaikan suku bunga.

Tags : #usd idr #the fed #rupiah #kurs dolar #jackson hole #ekonomi global
Kategori :

Terkait

Terpopuler

Terkini