Utang Rp20 Juta Diduga Picu Penembakan Pria di Mesuji, Korban Warga OKI

Kamis 03 Sep 2026 - 14:20 WIB
Reporter : Doni Bae
Editor : Doni Bae

BACAKORAN.CO – Perselisihan utang piutang sebesar Rp20 juta diduga menjadi pemicu penembakan terhadap Mersiyanto (49), warga Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. 

Korban terluka setelah diduga ditembak Adi bin Kusir di Desa Sungai Sidang, Kecamatan Rawajitu Utara, Mesuji, Lampung, Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus mengatakan, sebelum penembakan terjadi, korban dan terduga pelaku sempat terlibat perselisihan.

“Awalnya terjadi perselisihan antara korban dengan terduga pelaku. Kemudian terdengar suara letusan yang diduga berasal dari senjata api,” kata Firdaus, Rabu (2/9/2026).

BACA JUGA:Pelaku Penembakan Sengketa Lahan di Air Sugihan Berhasil Dibekuk, Kabur ke Provinsi Riau

BACA JUGA:Penembakan Pesawat Smart Air di Boven Digoel Menewaskan Pilot dan Kopilot, Kapolri Perintahkan Buru Pelaku

Penyelidikan awal polisi mengarah pada persoalan utang piutang. Adi diduga memiliki utang sebesar Rp20 juta kepada Mersiyanto. “Untuk motif sementara diduga berkaitan dengan permasalahan utang piutang,” ujar Firdaus.

Perselisihan tersebut kemudian berubah menjadi aksi kekerasan. Setelah suara letusan terdengar, Mersiyanto terjatuh.

Polisi yang datang ke lokasi mendapati korban mengalami luka yang diduga akibat tembakan. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan terdapat tiga titik luka pada tubuh korban. Luka itu berada di siku kanan, lengan bawah kanan, dan dada kanan.

Polisi menduga ketiga luka tersebut berasal dari satu kali tembakan.

BACA JUGA:Detik-detik Penebang Pohon Tewas Dihantam Batang Kayu, Disaksikan Puluhan Warga

BACA JUGA:Terima Kasih Pak Prabowo, Rakyat Katanya Sudah Kaya dan Anak-anak Tak Lagi Kelaparan

Mersiyanto sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Ratutara, Desa Sidang Bandar Anom. Karena membutuhkan penanganan lebih lanjut, korban kemudian dirujuk ke RSUD Ragab Begawe Caram, Mesuji.

“Korban mengalami pendarahan aktif, sesak dan nyeri, tetapi masih dalam kondisi sadar,” kata Firdaus.

Korban selanjutnya direncanakan mendapat rujukan ke RSUP Mohammad Hoesin Palembang, Sumatera Selatan.

Sementara itu, polisi bergerak mengungkap kasus penembakan di Desa Sungai Sidang tersebut. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.

BACA JUGA: Buntut Keracunan 566 Santri, SPPG Disanksi Berat dan Diusul Pecat

BACA JUGA:Kesal Sisa Pembayaran HP, Pria di Tanjung Raja Rampas Motor

“Anggota sudah melakukan pengecekan dan olah TKP, memeriksa korban serta saksi-saksi yang mengetahui kejadian,” ujar Firdaus.

Sejumlah barang bukti juga telah diamankan polisi. Namun, aparat masih mendalami rangkaian peristiwa dan asal senjata yang diduga digunakan untuk menembak korban.

Hingga Rabu, keberadaan Adi masih belum diketahui. Polisi memburunya untuk dimintai keterangan sekaligus mempertanggungjawabkan dugaan perbuatannya. “Kami masih melakukan upaya penangkapan terhadap terduga pelaku. Kasus ini akan kami proses secara tuntas,” tegas Firdaus.

Polisi memastikan penyelidikan terus berjalan. Selain mengejar terduga pelaku, aparat mendalami hubungan utang piutang antara korban dan Adi serta memastikan bagaimana perselisihan tersebut berujung pada penembakan.

Kategori :