Kenali Tanda Depresi pada Anak dan Remaja, Jangan Anggap Sekadar Perubahan Sikap

Selasa 08 Sep 2026 - 23:00 WIB
Reporter : Vanny
Editor : djarwo

BACA KORAN.CO - Kesehatan mental anak dan remaja semakin menjadi perhatian karena masa pertumbuhan tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga kondisi emosional dan psikologis.

Tekanan dari lingkungan sekolah, hubungan pertemanan, keluarga, perubahan dalam kehidupan sehari-hari hingga penggunaan media sosial dapat memengaruhi kondisi mental anak.

Salah satu masalah yang perlu mendapatkan perhatian adalah depresi.

Kondisi ini tidak selalu terlihat dalam bentuk kesedihan yang terus-menerus.

BACA JUGA:Begadang Bukan Kebiasaan Sepele, Kesehatan Bisa Jadi Taruhannya

Pada anak dan remaja, depresi juga dapat muncul melalui perubahan perilaku, mudah marah, kehilangan minat terhadap kegiatan yang sebelumnya disukai, hingga menarik diri dari lingkungan sekitar.

Karena itu, kemampuan orang tua dan orang-orang terdekat dalam mengenali perubahan tersebut menjadi penting.

Semakin cepat perubahan yang mengkhawatirkan dikenali, semakin cepat pula anak dapat memperoleh dukungan yang sesuai.

Perubahan Perilaku Bisa Menjadi Sinyal

Anak maupun remaja pada dasarnya mengalami perubahan suasana hati sebagai bagian dari proses tumbuh kembang.

BACA JUGA:Tren Hijab Viscose Makin Diminati, Bahan Lembut Jadi Pilihan Muslimah

Namun, perubahan yang berlangsung cukup lama, semakin berat, atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari perlu mendapatkan perhatian lebih.

Beberapa tanda yang dapat muncul antara lain terlihat sedih atau murung dalam waktu lama, mudah tersinggung, sering menangis, kehilangan ketertarikan terhadap aktivitas yang sebelumnya menyenangkan, serta lebih sering menghabiskan waktu sendirian.

Pada remaja, gejalanya terkadang lebih sulit dikenali karena dapat terlihat seperti perubahan sikap biasa.

Mereka mungkin menjadi lebih sensitif, mudah marah, mengalami penurunan motivasi belajar atau mulai menjauh dari keluarga dan teman.

Kategori :