BACA KORAN.CO - Bagi sebagian orang, waktu makan tidak lagi menjadi momen untuk fokus menikmati makanan.
Layar ponsel sering berada di samping piring, bahkan tidak sedikit yang terbiasa menonton video, membuka media sosial, membalas pesan, atau membaca berita sambil menyantap makanan.
Kebiasaan tersebut terlihat sederhana dan dianggap sebagai cara untuk mengisi waktu.
Namun, ketika perhatian terbagi antara makanan dan layar, seseorang dapat menjadi kurang memperhatikan proses makan, termasuk rasa kenyang dan jumlah makanan yang telah dikonsumsi.
Dalam kondisi makan sambil terdistraksi, perhatian seseorang lebih banyak tertuju pada aktivitas di layar.
Akibatnya, proses makan dapat berlangsung secara otomatis.
Makanan dikonsumsi tanpa benar-benar memperhatikan rasa, tekstur, kecepatan makan, maupun perubahan rasa kenyang yang muncul.
Perhatian Terbagi Bisa Membuat Makan Kurang Disadari
Makan bukan hanya aktivitas memasukkan makanan ke dalam tubuh.
BACA JUGA:10 Cara Belanja Online Lebih Hemat: Jangan Tergoda Diskon dan Gratis Ongkir
Ada proses mengenali rasa lapar, memilih makanan, menikmati makanan, kemudian merespons rasa kenyang.
Ketika seseorang terus melihat layar ponsel, sebagian perhatian tersebut dapat beralih kepada konten yang sedang dikonsumsi.
Situasi ini dapat membuat seseorang tidak menyadari seberapa banyak makanan yang sudah dimakan.
Misalnya, seseorang awalnya hanya berniat menghabiskan satu porsi sambil menonton video.