BACAKORAN.CO - Kapal penumpang KMP Virgo Transport 8 rute Surabaya–Banjarmasin mengalami listing (kemiringan) dan tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa, dini hari Minggu, 13 September 2026.
Kapal yang membawa sekitar 241–243 orang serta 89 unit kendaraan ini hilang kontak sekitar pukul 02.00 waktu setempat setelah sempat melaporkan cuaca buruk.
Hingga update sore hari, Basarnas dan unsur gabungan telah mengevakuasi lebih dari seratus orang, enam di antaranya meninggal dunia, sementara puluhan hingga ratusan orang masih dalam pencarian intensif.
Sebagaimana dibagikan di media sosial X @SeekHustle pada 13 September 2026, kapal membawa 30 kru, 27 mitra kerja, 59 penumpang dewasa, 1 anak-anak, dan 124 sopir & kernet.
Dari total sekitar 241 orang, laporan awal menyebut 143 selamat, 6 meninggal, dan 92 masih dicari. Data resmi kemudian berfluktuasi seiring proses pendataan.
BACA JUGA:Prabowo di KTT BRICS 2026: Bersatu Kita Teguh, Terpecah Kita Runtuh
Kapal berbendera Indonesia berukuran 8.540 GT ini dioperasikan oleh PT Virgo Karya Shipping dan dinakhodai Arief Yunianto.
Kapal bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada Sabtu, 12 September 2026, sekitar pukul 06.52–10.13 WIB menuju Pelabuhan Banjarmasin.
Menurut Kepala Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto, kapal mengalami kondisi listing dan lost contact di sekitar perairan Masalembo.
“Dari proses penanganan awal tersebut, sebanyak 143 orang penumpang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat maupun mendapatkan perawatan medis, sementara proses pencarian dan pendataan lebih lanjut terus berlangsung,” ujar Heri Purwanto dalam keterangan resmi.
Kronologi Kejadian
12 September 2026 pagi: Kapal berangkat dari Surabaya.
Malam hari: Sinyal AIS terakhir tercatat sekitar pukul 22.33 WIB dengan kecepatan sekitar 12,9 knots.
Sekitar pukul 01.00–02.00 WIB/WITA 13 September: Kapal melaporkan cuaca buruk, kemudian mengalami listing cepat.
Pukul 04.10 WITA: General Manager PT Virgo melaporkan ke Kantor SAR Banjarmasin.