Yusuf Mansur Dituding Jual Doa, Klarifikasinya Malah Bikin Heboh!
Yusuf Mansyur beri klarifikasi terkait tudingan jual doa--Kaltim Post
Ia mengaku bahwa dalam konteks dakwah, kadang ada bagian yang disampaikan dengan gaya bercanda, namun bisa dipotong-potong dan disalahartikan oleh publik.
“Lagian saya mungkin salah, udah bercanda. Zaman dulu kan bercanda yang nggak ngerti bakal dipotong-potong. Bukan bercanda, saya suka serius kalau bercanda. Padahal di ujungnya ada apa gitu, misalkan kayak ‘ayo nih siapa nih yang mau didoain? Bayar dulu lah.’ Itu bercanda, Neng. Masa iye. Bercanda lah, sejuta, dua juta itu yang bener tadi, dua miliar,” jelasnya.
BACA JUGA:Praperadilan Nadiem Makarim Ditolak PN Jakarta Selatan, Terungkap Ini Alasannya!
BACA JUGA:Tangis Pecah di Ruang Sidang! Hakim Tolak Praperadilan, Status Tersangka Nadiem Makarim Tetap Sah
Yusuf juga menegaskan bahwa jika kontroversi ini justru membuat masyarakat lebih sadar untuk berdoa langsung kepada Tuhan tanpa perantara, maka ia menganggap hal itu sebagai dampak positif.
“Misalnya dengan kasus itu, kemudian orang-orang ada yang berdakwah nih, ‘jangan ngikutin si Mansur, jangan ngikutin si Yusuf, mana ada doa bayar-bayar. Udah doa aja langsung ke Allah, nggak usah pakai perantara.’ Nah berarti kan bagus. Bila saya diinjek untuk hal yang bagus, ya bagus aja, nggak apa-apa. Cakep itu,” tuturnya.
Pernyataan Yusuf Mansur ini pun menuai beragam tanggapan. Sebagian netizen tetap menyayangkan gaya komunikasi sang ustaz yang dinilai rawan disalahpahami, apalagi dalam konteks agama yang sensitif.
Sementara yang lain menilai Yusuf hanya sedang bercanda dan tidak benar-benar menjual doa.
BACA JUGA:Izin Tak Ikut Kegiatan Sore, Santri Ini Berbuat Nekad Membuat Orang Tuanya Berurai Air Mata
BACA JUGA:Tekan Resiko Keracunan Program MBG, BGN Latih 10.000 Petugas SPPG: untuk Memahami Prinsip Higienis!
Kontroversi ini menambah daftar panjang polemik yang pernah melibatkan Yusuf Mansur, mulai dari investasi patungan usaha hingga gaya dakwah yang kerap dianggap tidak konvensional.
Namun satu hal yang pasti, Yusuf tetap menjadi figur publik yang tak pernah lepas dari sorotan, baik oleh pengikut setianya maupun oleh para pengkritik.