Prabowo Tegaskan Mark Up Anggaran Sama dengan Mencuri, Peringatkan Pejabat Jangan Akali Rakyat
Presiden Prabowo Subianto dalam acara akad massal 50.030 unit rumah subsidi KPR FLPP di Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025).--YouTube Prabowo Subianto
“Saya bertekad, kita mampu menghilangkan kemiskinan, saya sangat yakin. Tapi kita harus berhenti, hentikan penyelundupan, hentikan penyelewengan, hentikan korupsi, hentikan segala bentuk tipu-menipu! Sudah lama kita jadi orang Indonesia, ya kan?” ujar Prabowo.
Ia juga menyinggung adanya pihak-pihak yang dinilainya pandai bermain data dan memanipulasi angka demi keuntungan pribadi maupun kelompok.
Prabowo menilai, praktik mark up proyek sering dilakukan dengan dalih administrasi atau teknis, padahal esensinya adalah mengambil hak rakyat.
Presiden menegaskan bahwa pola-pola seperti itu tidak dapat dibenarkan dalam sistem pemerintahan yang ingin membangun keadilan sosial dan kesejahteraan bersama.
Sebagai kepala negara, Prabowo menekankan pentingnya penegakan hukum dan aturan secara tegas, adil, serta tanpa pandang bulu.
BACA JUGA:Rencana Mengangkat Piala Classmeeting Bersama Tinggal Kenangan, Muhammad Haris Tewas Kecelakaan
BACA JUGA:Kecelakaan Mencekam di Cilegon! Mobil Terjun ke Jurang 8 Meter, Tiga Orang Luka
Ia menyatakan pemerintah tidak boleh mentoleransi institusi yang korup, karena aparat negara memegang peranan penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, kepercayaan publik hanya dapat terjaga jika pemerintah mampu menunjukkan keteladanan dalam integritas dan tata kelola yang bersih.
“Pemerintah harus bersih. Pemerintah tidak bisa mengizinkan institusi-institusinya korup. Saya bertekad, berusaha untuk membersihkan aparat. Karena aparat adalah yang akan meneruskan, yang akan memberi pelayanan kepada rakyat,” tegas Prabowo.
Prabowo meyakini bahwa kekayaan alam dan potensi ekonomi Indonesia yang besar tidak akan benar-benar dirasakan masyarakat jika tata kelola pemerintahan masih kotor.
Ia menegaskan bahwa pengalaman berbagai negara menunjukkan pemerintahan yang bersih merupakan kunci utama kebangkitan bangsa dan peningkatan kesejahteraan rakyat.
BACA JUGA:Suami Tewas Diduga Akibat Kepalanya Dihantam Tabung Gas LPG Oleh Istrinya
BACA JUGA:Kasus Bank BJB Rp222 Miliar, Nama Atalia Praratya Ikut Disorot, KPK Ungkap Peluang Panggil Bu Cinta?
Anggaran negara yang besar, menurutnya, akan menjadi sia-sia apabila tidak dikelola dengan jujur dan bertanggung jawab.