Hari Kelima Banjir Belum Surut, Pagi Ini Permukiman Warga Periuk Tangerang Masih Terendam hingga 2 Meter
Banjir di Periuk, Kota Tangerang, Banten, masih belum surut hingga pagi ini.--Youtube-@Liputan6
Jalan perkampungan berubah menjadi lautan sempit yang hanya bisa dilintasi perahu karet atau berjalan melalui papan darurat.
BACA JUGA:Banjir Belum Surut di Periuk Damai, 862 Warga Kota Tangerang Masih Mengungsi
BACA JUGA:Terkini! Banjir Jakarta Belum Surut, Jalan Daan Mogot Masih Tergenang Parah, Kendaraan Macet Total
Kondisi ini membuat akses untuk keluar rumah sangat terbatas bagi warga yang memilih tetap bertahan di tempat tinggalnya.
Evakuasi dan Pengungsian Warga
Dampak paling nyata dari banjir ini adalah jumlah warga yang terpaksa mengungsi.
Hingga laporan terbaru, tercatat sekitar 1.800 lebih warga masih berada di posko-posko pengungsian yang tersebar di musholla, kantor kecamatan, posyandu, masjid, hingga gedung olahraga setempat.
BACA JUGA:Banjir Kepung Kota Bekasi, Hujan Deras Rendam Pasar Family Harapan Indah hingga 50 Cm
Posko pengungsian ini menjadi tempat aman sekaligus pusat bantuan logistik, khususnya bagi keluarga dengan anak kecil dan lansia.
Relawan bersama petugas BPBD dan dinas terkait terus bekerja siang-malam memastikan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, obat-obatan, dan selimut tersedia.
Upaya Penanganan dan Koordinasi Pemerintah
Pemerintah daerah bersama tim tanggap darurat telah melakukan berbagai upaya penanganan banjir.
BACA JUGA:Karawang Lumpuh! Banjir 2,5 Meter Rendam Permukiman, Warga Terjebak di Rumah Panggung
Salah satunya adalah pemindahan pompa air ke titik-titik genangan tertinggi agar proses pengurasan air berjalan lebih cepat.
Koordinasi antara BPBD, Dinas PUPR dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terus dilakukan untuk mempercepat mitigasi.