Warga Panik! Harga Telur, Beras, dan Minyak Goreng Meroket Menjelang Idul Fitri 1447 H
Harga Telur, Beras, dan Minyak Goreng Meroket Menjelang Idul Fitri 1447 H--CNBC Indonesia
BACAKORAN.CO - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, dinamika harga kebutuhan pokok kembali menjadi sorotan masyarakat.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang Lebaran, permintaan terhadap sejumlah komoditas pangan meningkat tajam sehingga memicu kenaikan harga di berbagai pasar tradisional.
Pantauan di Pasar Palmerah, Jakarta Selatan, pada Kamis (12/3/2026), menunjukkan bahwa harga telur ayam, beras, dan minyak goreng kemasan mengalami lonjakan yang cukup signifikan.
Kondisi ini menambah beban bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang harus menyiapkan kebutuhan rumah tangga sekaligus persiapan Lebaran.
BACA JUGA:Doktif Kecewa dan Sentil Richard Lee yang Masih Gunakan Wig Saat Ditahan: Tidak Boleh
BACA JUGA:Rugi Kalau Terlewat, Cek Bansos 2026 yang Sudah 90 Persen Cair, Begini Cara Cek Sebagai Penerima!
Wardi, seorang pedagang sembako di pasar tersebut, menuturkan bahwa kenaikan paling mencolok terjadi pada telur ayam.
Harga telur kini mencapai Rp32.000 per kilogram. Menurutnya, harga ini sudah tinggi sejak sebelum bulan puasa.
“Rp32.000 untuk 1 kg, emang udah mahal dari lama, dari sebelum puasa malah,” ujarnya.
Kenaikan harga telur ini tentu berdampak langsung pada daya beli masyarakat, mengingat telur merupakan salah satu sumber protein yang paling banyak dikonsumsi.
BACA JUGA:Serangan Rudal Israel-AS Sasar Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Bagaimana Kondisinya Sekarang?
Selain telur, minyak goreng kemasan juga mengalami kenaikan. Produk populer seperti SunCo, Sania, dan Fortune yang sebelumnya dijual Rp22.000 per liter kini naik menjadi Rp23.000.
Meski kenaikannya tidak terlalu besar, tetap saja hal ini menambah tekanan bagi konsumen yang harus berhemat di tengah kebutuhan yang semakin banyak menjelang Lebaran.