bacakoran.co

Standar Cinta Seorang Istri: Karena Allah & Jalan Syurga, Bukan Karena Uang Kata Ustadzah Halimah Alaydrus

Pesan menyentuh dari Ustadzah Halimah Alaydrus: Cintai suamimu bukan karena isi dompetnya atau seberapa besar transfernya, tapi cintailah karena dia adalah jalan syurgamu.--Tiktok-@jmsoulanimation

Cinta yang didasari materi hanya akan membuat hubungan terasa seperti transaksi dagang, bukan ikatan kasih sayang yang tulus.

BACA JUGA:Bagaimana Mencintai Diri Sendiri dengan Benar? Simak Ajaran Ustadzah Halimah Alaydrus

BACA JUGA:Energi Percintaan Pasangan Capricorn & Scorpio: Cinta yang Diuji, Cinta yang Dipilih

Cintailah Karena Allah & Karena Jalan Syurga 

Lalu, seharusnya kita mencintai suami karena apa? 

Beliau melanjutkan: 

"Cintai suamimu, karena Allah SWT telah menjadikannya sebagai jalan syurgamu..." 

BACA JUGA:Energi Percintaan Pasangan Capricorn & Scorpio: Cinta yang Diuji, Cinta yang Dipilih

BACA JUGA:Cinta vs Syahwat Menurut Buya Yahya! Mengapa Salah Cinta Lebih Sakit Dari pada Salah Makan?

Ini adalah standar cinta yang paling tinggi. Cintai suamimu karena ridho Allah, karena dia adalah pemimpinmu, dan karena dia adalah kunci atau gerbang yang akan membawamu menuju kebahagiaan abadi di syurga. 

"Nyari Allah dalam diri suamimu, nyari syurga dalam diri suamimu..." 

Belajarlah untuk melihat kebaikan, melihat ketulusan, dan melihat usaha keras suami sebagai bentuk kasih sayang Allah kepadamu.

Fokuslah pada bagaimana dia berusaha menafkahi, melindungi, dan membimbingmu, bukan hanya pada nominal angkanya.

BACA JUGA:Cinta vs Syahwat Menurut Buya Yahya! Mengapa Salah Cinta Lebih Sakit Dari pada Salah Makan?

BACA JUGA:Jangan Jatuh Cinta dengan Suami Orang ala Ustadzah Halimah Alaydrus, Ini Alasannya!

Ingatlah, Jalan Menuju Syurga Itu Berat 

Ada pesan penting lainnya: 

Standar Cinta Seorang Istri: Karena Allah & Jalan Syurga, Bukan Karena Uang Kata Ustadzah Halimah Alaydrus

Puput

Puput


bacakoran.co - dalam menjalin , seringkali kita terbuai oleh hal-hal yang bersifat materi.

mulai dari gaya hidup, kemewahan, hingga seberapa sering dan seberapa besar uang yang diberikan suami. 

tapi tahukah kamu, ada standar cinta yang jauh lebih tinggi dan lebih mulia yang diajarkan dalam islam? 

melansir dari video tiktok @akhwat.desa, ada pesan yang sangat menyentuh dan mengingatkan dari ustadzah halimah alaydrus tentang bagaimana seharusnya seorang istri mencintai nya.

yuk, simak penjelasannya.

jangan jadikan materi sebagai alasan utama 

ustadzah halimah mengingatkan: 

"cintai suamimu bukan karena isi dompetnya, bukan karena seberapa besar transfernya..." 

betapa benar kata-kata ini. uang, harta, dan materi itu sifatnya sementara.

bisa hari ini banyak, besok bisa jadi berkurang atau bahkan habis.

jika cinta kita kepada suami hanya didasarkan pada seberapa tebal dompetnya atau seberapa sering dia mentransfer uang, maka cinta itu rapuh dan mudah hilang saat kondisi finansial sedang tidak baik. 

cinta yang didasari materi hanya akan membuat hubungan terasa seperti transaksi dagang, bukan ikatan kasih sayang yang tulus.

cintailah karena allah & karena jalan syurga 

lalu, seharusnya kita mencintai suami karena apa? 

beliau melanjutkan: 

"cintai suamimu, karena allah swt telah menjadikannya sebagai jalan syurgamu..." 

ini adalah standar cinta yang paling tinggi. cintai suamimu karena ridho allah, karena dia adalah pemimpinmu, dan karena dia adalah kunci atau gerbang yang akan membawamu menuju kebahagiaan abadi di syurga. 

"nyari allah dalam diri suamimu, nyari syurga dalam diri suamimu..." 

belajarlah untuk melihat kebaikan, melihat ketulusan, dan melihat usaha keras suami sebagai bentuk kasih sayang allah kepadamu.

fokuslah pada bagaimana dia berusaha menafkahi, melindungi, dan membimbingmu, bukan hanya pada nominal angkanya.

ingatlah, jalan menuju syurga itu berat 

ada pesan penting lainnya: 

"...karena sesuatu yang menuju syurga memanglah berat." 

menjadi istri yang sholehah, yang sabar, yang taat, dan yang bisa menjaga hati suami itu memang tidak mudah.

ada kalanya lelah, ada kalanya ingin mengeluh, apalagi jika kondisi ekonomi sedang pas-pasan. 

tapi ingatlah, segala kepayahan, kesabaran, dan ketulusan hati kita dalam melayani dan mencintai suami bukanlah sia-sia.

itu semua adalah bekal dan investasi berharga untuk masa depan yang kekal di akhirat nanti.

mari kita perbaiki niat dan cara pandang kita terhadap suami.

- cintai dia karena allah.

- cintai dia karena dia adalah jalan menuju syurga.

- hargai usaha dan keringatnya, bukan hanya hasil akhirnya. 

semoga dengan cinta yang tulus dan ikhlas ini, rumah tangga kita menjadi tempat yang penuh berkah, dan kita semua dipertemukan kembali bersama suami tercinta di dalam syurga-nya kelak.

aamiin ya rabbal alamin 

Tag
Share