Ini Upaya Pemerintah Jaga Stabilitas Harga di Tengah Serbuan El Nino
Petani ketika melakukan panen padi di sawah-Kementan-
BACAKORAN.CO - El Nino sudah datang. Pemerintah lakukan berbagai upaya untuk menjaga stabilitas harga pangan.
Stabilitas harga pangan memang terancam goyah jika El Nino parah. Apalagi juga di saat yang sama ada gangguan dari pasokan global.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pengawasan harga pangan dilakukan untuk menjaga stabilitas harga, khususnya komoditas strategis seperti kedelai.
“Nanti kami kumpulkan para importir. Jangan menaikkan harga terlalu tinggi,” kata Menteri Amran.
BACA JUGA:Musim Kemarau Telah Tiba! Kementan Serukan Petani Tanam Varietas Padi Adaptif Ini
Ia juga mengimbau para importir kedelai untuk mengedepankan empati terhadap masyarakat dengan turut menjaga stabilitas harga pangan.
Untuk memastikan langkah tersebut berjalan efektif, Amran menambahkan, Kementerian Pertanian akan melakukan pemantauan serta koordinasi intensif dengan pemerintah daerah.
Menteri Amran menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada pengawasan harga, tetapi juga memastikan ketersediaan bahan pokok utama tetap terjaga, terutama beras.

Mentan Amran akan lakukan pengawasan harga pangan untuk menjaga stabilitas harga saat El Nino datang-Kementan-
“Posisinya sangat aman. Bukan sekadar aman, tetapi sangat aman. Selanjutnya, kita fokus pada langkah menghadapi El Nino,” ujar Amran.
Sementara itu, kondisi stok pangan nasional saat ini berada pada level yang sangat kuat dan akan dilaporkan kepada Presiden dalam rapat terbatas.
“Alhamdulillah, stok beras kita mencapai 4,6 juta ton hari ini. Pada April, insya Allah bisa mencapai 5 juta ton. Ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah," jelasnya.
BACA JUGA:Penyuka Pedas Bisa Pesta Nih, Kementan Jamin Stok Cabai Aman selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H
"Sebelumnya, pada April hanya sekitar 1,5 hingga maksimal 2 juta ton. Artinya, sekarang hampir tiga kali lipat dan patut kita syukuri,” lanjutnya.