Kades Talang Aur, Inderalaya Ditikam Usai Yasinan, Polisi Buru Pelaku
Kades Talang Aur Kecamatan Inderalaya, Hipni mengalami luka tusuk di pinggung akibat ditikam warganya. (foto : ist)--
BACAKORAN.CO -- Kepala Desa (Kades) Talang Aur, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Hipni, menjadi korban penusukan seusai menghadiri acara pengajian Yasinan, Kamis malam (16/7) sekira pukul 19.00 WIB.
Korban diserang dari belakang oleh seorang pria yang diduga merupakan warga desa setempat.
Akibat luka tusuk yang dideritanya, Hipni langsung mendapat pertolongan dan dirujuk ke rumah sakit di Palembang untuk menjalani perawatan intensif.
Polisi telah mengidentifikasi pelaku dan kini memburu yang bersangkutan, sementara motif penyerangan masih didalami.
BACA JUGA:Dituduh Nantang Berkelahi, Siswi SMK Dikeroyok Belasan Pelajar, Dipukuli, Ditusuk dan Dijambak
BACA JUGA:Ya Allah, Bocah SD Diduga Korban Begal, Ditemukan Tewas dengan 8 Luka Tusuk, Motor dan Handphone Raib
Peristiwa itu menggegerkan warga Desa Talang Aur. Berdasarkan informasi awal, Hipni baru saja mengikuti kegiatan keagamaan bersama warga. Saat hendak meninggalkan lokasi, pelaku diduga mendekati korban dari arah belakang lalu melakukan penusukan secara tiba-tiba.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan pertama sebelum korban dilarikan ke fasilitas kesehatan. Mengingat luka yang cukup serius, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit di Palembang agar mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif.
Kapolsek Indralaya AKP Rangga membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, aparat bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, dan mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap kasus tersebut.
"Kami telah mengidentifikasi pelaku berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi kejadian. Motif dan latar belakang penusukan masih dalam pendalaman lebih lanjut," ujar AKP Rangga.
BACA JUGA:DPRD Jabar Usul Hidupkan Lagi SPP Sekolah Negeri, Dedi Mulyadi Langsung Tolak: Maksimalkan Dulu Dana BOS!
Polisi belum mengungkap identitas pelaku kepada publik karena proses penyelidikan masih berlangsung. Tim kepolisian juga terus melakukan pengejaran guna memastikan pelaku segera diamankan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum.
AKP Rangga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab penusukan maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak akurat dapat mengganggu proses penyelidikan.
"Kami meminta masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian. Jika ada warga yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut, kami harap segera menyampaikannya kepada penyidik," katanya.
Kasus kepala desa Talang Aur ditikam usai acara Yasinan ini menjadi perhatian masyarakat Ogan Ilir karena terjadi setelah kegiatan keagamaan yang biasanya berlangsung kondusif.
BACA JUGA:Japan Open 2026: Indonesia Kirim 4 Wakil di 8 Besar, Nomor Tunggal Mendominasi
BACA JUGA:5 Rekomendasi Tablet Murah yang Sudah Dilengkapi Stylus Pen untuk Menggambar Anak
Hingga Jumat (17/7), kondisi terbaru korban masih menjalani perawatan di rumah sakit di Palembang, sementara aparat terus memburu pelaku dan mengusut motif penusukan secara menyeluruh.
Polisi memastikan perkembangan penyelidikan akan disampaikan kepada publik setelah seluruh fakta dan alat bukti terkumpul. Aparat berharap dukungan masyarakat dapat mempercepat pengungkapan kasus penusukan Kepala Desa Talang Aur di Ogan Ilir sehingga proses hukum dapat berjalan secara transparan dan objektif.