Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Maman Firmansyah, menjelaskan bahwa A tidak melarikan diri setelah kejadian.
Ia justru diantar oleh ibunya ke kantor polisi untuk menyerahkan diri.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mendapati fakta mencengangkan.
BACA JUGA:Sebelum Tewas Dibacok Almarhum Pernah Cerita ke Tetangga, Sudah 2 Hari Suaminya Rajin Ngasah Parang
BACA JUGA:Pagi Hari, Istri Dibacok Suami Hingga Tewas, Warga yang Menyaksikan Tak Berani Menolong
Sebelum peristiwa ini, terduga pelaku menunjukkan gelagat aneh dengan meminta dua asisten rumah tangga (ART) serta ibunya untuk turun ke lantai satu.
Bahkan, A sempat meminta kedua ART pulang ke kampung halaman mereka di Jawa.
"Saat kejadian, penghuni rumah lainnya, termasuk ibunya dan ART, tidak mengetahui insiden tersebut secara langsung. Mereka hanya mendengar suara benturan keras," ujar Kompol Maman.
Rumah mewah itu dihuni oleh A bersama ibunya, ART, seorang sopir, dan korban yang bekerja sebagai satpam.
BACA JUGA:Ngeri! Kecelakaan Maut di Tol Sayung Demak, 2 Tewas, Bayi Selamat dalam Dekapan Ibu
Namun, situasi berubah mencekam saat korban ditemukan tak bernyawa di pos penjagaan.
Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka serius di dada dan kepala.
Hingga kini, motif pembunuhan masih menjadi teka-teki.
Polisi telah mengamankan A untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
BACA JUGA:Bripda F Tewas di Ruang Kerja, Pintu Terpaksa Didobrak, Fakta Tragis Terungkap