BACA JUGA:Plong! Stok di Bulog Capai 2,2 Juta Ton, Beras Aman Jelang Lebaran Idulfitri 1446 H
BACA JUGA:Gudang Bulog Full! Stok Beras Pecah Rekor 57 Tahun Sejak Zaman Soeharto
Hal serupa terjadi di Semarang, di mana pedagang mengeluhkan penurunan daya beli masyarakat akibat harga yang terus merangkak naik.
Penyebab Kenaikan Harga Beras
Beberapa faktor diduga menjadi pemicu lonjakan harga ini:
1. Pasokan terganggu
BACA JUGA:Bongkar! Skandal Penipuan Beras 5 Kg Ternyata Cuma 4 Kg, Pelaku Siap-siap Masuk Bui
BACA JUGA:Apakah Bentuk Zakat Fitrah Wajib Beras atau Boleh Berupa Uang? Begini Kata Ustaz Adi Hidayat
Banjir di daerah sentra produksi seperti Demak dan Grobogan menyebabkan distribusi beras tersendat.
2. Belum masuk musim panen
Stok dari petani menipis karena belum memasuki masa panen raya.
3. Distribusi tidak merata
BACA JUGA:Gak Cuma Minyakita! Beras Juga Kena Akal-akalan Timbangan, Konsumen Auto Diam-Diam Rugi
BACA JUGA:Polisi Turun Gunung! Penggilingan Padi, Harga dan Distribusi Beras Diawasi Ketat, Ada Apa?
Beberapa wilayah mengalami keterlambatan suplai dari distributor utama.
Keluhan Penjual di Surabaya-Semarang soal Harga Beras Naik Tembus 17 Ribu per Kilogram, para pedagang berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga dan memperlancar distribusi pangan pokok ini.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Kenaikan harga beras tidak hanya berdampak pada pedagang, tetapi juga pada masyarakat luas.