BACA JUGA:Banjir & Pohon Tumbang Landa Jakarta! Ini Kronologi dan Titik Terparah
BACA JUGA:Banjir Besar di Tangerang! Kali Sabi Meluap Usai Hujan Deras, Ratusan Rumah Terendam
- Pemasangan pompa air otomatis di titik-titik rawan banjir.
Selain itu, pendekatan berbasis komunitas juga bisa digalakkan.
Misalnya, membentuk tim siaga banjir dari warga setempat yang secara berkala memantau dan membersihkan saluran lingkungan mereka.
Banjir yang terus menggenangi Jalan Kacang Tanah Raya Cengkareng bukan lagi sekadar masalah cuaca atau musim.
BACA JUGA:Banjir Rob Pergi, Lumpur Datang! Derita Baru Warga Muara Angke
BACA JUGA:Penjaringan Terendam Lagi! Banjir Rob Capai 85 cm, Aktivitas Warga Lumpuh
Ini adalah alarm keras bagi pemerintah daerah, instansi terkait, hingga warga setempat untuk duduk bersama dan mencari solusi konkret.
Apakah sistem drainase yang sudah tidak memadai?
Atau sampah yang menyumbat saluran air?
Apapun penyebabnya, yang jelas warga tidak bisa terus hidup dalam kekhawatiran setiap hujan turun.
BACA JUGA:Darurat Cuaca Ekstrem! Banjir dan Longsor Luluhlantakkan Ambon
BACA JUGA:Balikpapan Lumpuh Dikepung Banjir: Pertokoan dan Rumah Sakit Tergenang Air
Kini saatnya tindakan nyata, bukan sekadar janji di atas kertas.
Perlu sinergi antara kebijakan pemerintah, kepedulian warga, dan keberanian untuk melakukan perbaikan menyeluruh.