Beberapa warga bahkan mengaku pernah melihat buaya lain di lokasi yang sama beberapa bulan sebelumnya.
Kekhawatiran utama muncul dari dugaan bahwa buaya yang terlihat hanyalah anak dari induk buaya berukuran besar.
“Kalau ada anaknya, pasti ada induknya. Itu yang bikin kami takut,” ujar salah satu warga.
Ancaman Nyata di Tengah Pemukiman
BACA JUGA:Puluhan Buaya Lepas! Perairan Batam Gempar Akibat Dinding Penangkaran Jebol
BACA JUGA:Ibu Rumah Tangga di Nias Selatan Tewas Diterkam Buaya Saat Mandi di Laut
Kali Rivaria bukanlah sungai besar, namun alirannya melewati kawasan padat penduduk.
Banyak anak-anak bermain di sekitar sungai, dan warga memanfaatkan airnya untuk berbagai aktivitas harian.
Dengan adanya buaya, potensi bahaya meningkat drastis.
Beberapa warga mulai membatasi aktivitas di sekitar sungai dan memasang peringatan agar anak-anak tidak bermain terlalu dekat.
BACA JUGA:Akibat Penangkaran Jebol, Sejumlah Buaya Lepas di Pemukiman Bikin Panik Warga Cianjur
Mereka juga berharap pemerintah segera turun tangan untuk memastikan keamanan lingkungan.
Tanggapan Pemerintah dan Langkah Antisipatif
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Depok telah menerima laporan warga terkait penampakan buaya tersebut.
Namun, mereka menyatakan bahwa penanganan satwa liar seperti buaya merupakan kewenangan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).