“Undangan tersebut ditujukan kepada panitia pernikahan yang sudah ditentukan oleh beliau. Panitia ini ada internal BNPB, ada juga sebagian dari angkatan beliau,” jelas Rustian, dikutip dari detikNews (23/8/2025).
Rustian menekankan, peran panitia internal sebatas memperkenalkan WO dengan lingkungan BNPB serta membantu memilah daftar undangan.
“Dengan sudah terbentuknya panitia ini maka perlu diadakan rapat pertama kalinya untuk membantu WO yang beliau tunjuk,” tambahnya.
Ia memastikan tidak ada biaya dari anggaran BNPB.
BACA JUGA:Dokumen Rusak atau Hilang Akibat Bencana? Ini Cara Cepat dan Gratis Urusnya di Dukcapil
BACA JUGA:Awas Longsor! Jalur Trans Flores di Ende Tertutup Total Akibat Bencana Alam
Bahkan, pegawai yang terlibat tidak menerima honor.
“Beliau mewanti-wanti ke saya berdua, tidak akan ada menggunakan anggaran yang ada di BNPB,” tegas Rustian, dikutip dari Liputan6.com (24/8/2025).
Rustian juga menjelaskan penggunaan ruangan di Graha BNPB dilakukan di luar jam kerja.
Sebelum rapat panitia pernikahan, agenda resmi terkait kebencanaan tetap berjalan normal.
Kritik Publik dan Janji Perbaikan ke Depan
BACA JUGA:Hanung Bramantyo Kritik Kualitas dan Anggaran Produksi Animasi Merah Putih: Kenapa Buru-buru Tayang?
Meski sudah ada klarifikasi, publik tetap mengkritisi penggunaan kop surat resmi BNPB untuk keperluan pribadi.
Banyak yang menilai tindakan itu menyalahi aturan administrasi dan mencederai profesionalitas institusi negara, meski tidak ada anggaran yang terpakai.
Rustian sendiri tidak secara eksplisit menyampaikan permintaan maaf, tetapi mengucapkan terima kasih atas masukan masyarakat.