BACAKORAN.CO - Pada hari Senin, 3 November 2025, Prabowo Subianto memanggil secara resmi Ignasius Jonan ke Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Pertemuan ini menjadi sorotan utama karena dianggap sebagai langkah awal menuju pemerintahan profesional yang lebih kuat, sekaligus memberi sinyal bahwa reshuffle kabinet tengah dipersiapkan.
“berbagi pandangan tentang isu kerakyatan dan infrastruktur," kata Jonan.
Namun di dunia politik yang selalu penuh interpretasi, panggilan ini lebih dari sekadar kopi santai.
BACA JUGA:Kronologi Pria Bergantungan di Kabel Udara Gatot Subrot: Bukan Gila, Cuma Butuh Ongkos Pulang!
BACA JUGA:Update Penemuan Kerangka di Kwitang, Kepolisian Targetkan Hasil Tes DNA Selesai dalam Waktu Dekat!
Dengan memilih Jonan, Prabowo menegaskan bahwa dirinya ingin memperkuat aspek teknokrat dalam pemerintahan, bukan hanya menempatkan loyalis partai politik.
Sosok Ignasius Jonan dan relevansinya
Ignasius Jonan sebelumnya menjabat sebagai Menteri Perhubungan dan Menteri ESDM era pemerintahan sebelumnya.
Dia juga pernah memimpin PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang menunjukkan reputasi teknis kuat.
BACA JUGA:Belum Genap Setahun Menjabat, Gubernur Riau Dicokok KPK, Ini Kasus yang Menjeratnya
BACA JUGA:BGN Resmi Buka Lagi Pendaftaran Mitra Dapur MBG, Kuota Terbatas di 38 Provinsi Cek Syaratnya
Alasan memilih Jonan:
- Rekam jejaknya sebagai teknokrat yang lugas dan efisien.
- Pengalaman di sektor transportasi dan energi dua fokus penting dalam agenda pembangunan 2025-2029.
- Kemungkinan perubahan gaya pemerintahan menuju pemerintahan profesional dan mengurangi dominasi politik transaksional.
- Sinyal perubahan menuju pemerintahan profesional