3 Hari Terendam! Banjir Kresek Rendam 115 Rumah dan 35 Hektare Sawah, Tanggul Jebol Sejak 2015 Disorot

Selasa 06 Jan 2026 - 08:25 WIB
Reporter : Puput
Editor : Puput

Tercatat sekitar 35 hektare sawah milik warga terdampak banjir, dan sebagian besar tanaman padi terendam air cukup dalam.

BACA JUGA:Akses Terputus Akibat Banjir Bandang, Alat Berat Dikerahkan Alihkan Sungai di Batu Busuak Padang!

BACA JUGA:Kasus Kayu Gelondongan yang Terseret Banjir Sumatera Naik ke Tahap Penyidikan, Siapa Tersangka Dibalik Ini?

Warga pun khawatir akan mengalami gagal panen, mengingat tanaman padi yang terendam terlalu lama berpotensi rusak dan mati.

Kondisi ini tentu menjadi pukulan berat bagi para petani.

Pasalnya, sebagian besar warga Desa Pasir Ampo menggantungkan hidup dari hasil pertanian.

Jika gagal panen benar-benar terjadi, maka kerugian ekonomi yang dialami warga diperkirakan cukup besar.

BACA JUGA:Belum Tuntas Banjir & Longsor, Tanah Bergerak Kembali Hancurkan Rumah Warga Tapanuli Selatan

BACA JUGA:Banjir Sumatera Jadi Titik Balik! Prabowo Mulai Tertibkan Pembalakan Liar dan Usut Perusahaan Terlibat

Belum lagi biaya tambahan yang harus dikeluarkan untuk memperbaiki rumah dan membersihkan lumpur sisa banjir.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan memberikan solusi jangka panjang, terutama dengan melakukan perbaikan dan penguatan tanggul Sungai Cidurian.

Selama tanggul yang rusak sejak 2015 tersebut belum diperbaiki secara menyeluruh, banjir dikhawatirkan akan terus berulang setiap tahun.

Hingga saat ini, warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu air surut.

BACA JUGA:Indonesia Dikepung Dua Bibit Siklon Tropis, BMKG Ingatkan Potensi Banjir Sumatera Bisa Meluas

BACA JUGA:Mensos Ingatkan Artis & Influencer Soal Donasi Bencana Banjir Sumatera: Sebaiknya Izin Dulu

Sebagian warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman, terutama keluarga dengan anak kecil dan lansia.

Kategori :