Kehadiran Prajurit TNI di Sidang Nadiem Makarim Memicu Teguran Majelis Hakim, Mabes TNI Buka Suara

Selasa 06 Jan 2026 - 18:24 WIB
Reporter : Yudha IP
Editor : Yudha IP

BACAKORAN.CO - Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) dalam program digitalisasi pendidikan periode 2019–2022 yang menyeret mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim mendadak menjadi sorotan publik.

Bukan semata karena materi perkara, melainkan akibat kehadiran tiga prajurit TNI di dalam ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (5/1/2026).

Kehadiran aparat berseragam loreng tersebut langsung menarik perhatian majelis hakim.

Peristiwa itu terjadi ketika tim penasihat hukum Nadiem tengah membacakan nota keberatan atau eksepsi atas surat dakwaan jaksa penuntut umum.

Ketua Majelis Hakim Purwanto S Abdullah tiba-tiba menginterupsi jalannya persidangan dan mempertanyakan keberadaan prajurit TNI yang berdiri di barisan depan pengunjung sidang, tepat di area keluar-masuk pihak berperkara.

BACA JUGA:Kaget, di Sidang Dakwaan Nadiem Makarim, 12 Pejabat Kemendikbud Disebut Diperkaya dalam Kasus Korupsi Laptop!

BACA JUGA:Dua Kali Ditunda, Sidang Dakwaan Nadiem Makarim Akan Digelar Besok, Pengacara Pastikan Eks Mendikbud Hadir!

“Sebelum dilanjutkan, ini rekan TNI dari mana ya?” ujar Hakim Purwanto di ruang sidang.

Majelis hakim kemudian meminta ketiga prajurit tersebut menyesuaikan posisi karena dinilai mengganggu jalannya persidangan, aktivitas pengunjung, serta peliputan media.

Hakim meminta agar aparat tersebut tidak berdiri di depan dan berpindah ke bagian belakang ruang sidang.

Permintaan itu langsung diikuti oleh ketiga prajurit TNI yang kemudian berdiri di dekat pintu keluar-masuk ruang persidangan.

Peristiwa tersebut dengan cepat menyebar di ruang publik setelah dokumentasi suasana sidang beredar luas di media sosial.

BACA JUGA:Kasus Korupsi Laptop Nadiem Makarim, 12 Vendor Chromebook Segera Tersangkakan, Dugaan Adanya Persekongkolan?

BACA JUGA:Terungkap, Nadiem Makarim Terima Rp809 M di Kasus Chromebook Kemendikbudristek

Kehadiran aparat militer di dalam ruang sidang perkara korupsi memicu pertanyaan dan kritik dari berbagai pihak, terutama terkait batas kewenangan TNI dalam proses peradilan sipil.

Kategori :