Warga Histeris di Tengah Malam! Detik-Detik Tanggul Citarum Jebol, Permukiman Bekasi Langsung Terendam

Selasa 20 Jan 2026 - 12:11 WIB
Reporter : Puput
Editor : Puput

BACAKORAN.CO - Bekasi, 20 Januari 2026 Warga Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, heboh tengah malam!

Tangis, teriakan dan kepanikan terjadi saat tanggul penahan air Sungai Citarum tiba-tiba jebol pada Selasa dini hari (19/1) saat sebagian besar warga masih tidur pulas.

Akibatnya, air sungai yang deras langsung meluap ke permukiman warga, merendam puluhan rumah dan memaksa ratusan keluarga mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi.

Apa Penyebab Tanggul Citarum Jebol?

BACA JUGA:3 Hari Terendam! Banjir Kresek Rendam 115 Rumah dan 35 Hektare Sawah, Tanggul Jebol Sejak 2015 Disorot

BACA JUGA:Rob 5 Desember Mengancam, 6 Tanggul Jakarta Masuk Pemantauan

Melansir dari video youtube @Liputan6, curah hujan tinggi yang mengguyur Bekasi beberapa hari terakhir membuat debit air Sungai Citarum meningkat drastis hingga membuat tanggul tidak mampu menahan aliran deras tersebut.

Kondisi ini diperkirakan memperlemah struktur tanggul yang sebagian besar baru dibangun dengan material tanah gembur sehingga mudah terkikis.

Warga yang terbangun akibat suara gemuruh air besar langsung merasa panik dan berusaha menyelamatkan diri beserta harta benda yang masih bisa diselamatkan.

Beberapa warga bahkan tengah berusaha mempertahankan struktur tanggul secara darurat dengan karung pasir dan bambu, meskipun upaya itu bersifat sementara. 

BACA JUGA:Rembesan Tanggul Pantai Mutiara Bikin Geger! Permukaan Air Laut Berada di Atas Elevasi dan Kawasan Pemukiman

BACA JUGA:Pramono Anung Turunkan Tim Tangani Tanggul Baswedan Jebol yang Tenggelamkan Jatipadang dan Kemang

Dampak Banjir: Rumah Warga Terendam Hingga 1,5 Meter

Akibat jebolnya tanggul, luapan air Citarum tidak hanya masuk ke area permukiman tapi juga mencapai ketinggian hingga 1,5 meter di beberapa titik rumah warga.

Banyak rumah warga yang penuh air, sementara barang-barang penting seperti perabot dan peralatan elektronik ikut terendam dan rusak. 

Warga terpaksa mengungsi sementara ke lokasi yang lebih aman, membawa serta keluarga terutama anak-anak dan lansia.

BACA JUGA:Misteri Tanggul Beton di Laut Cilincing! Pemprov DKI dan Kementerian PU Bantah Keterlibatan dalam Pembangunan

Kategori :