BACAKORAN.CO - Rumor kematian PM Israel Benjamin Netanyahu mendadak ramai di media sosial dan langsung memicu gelombang spekulasi di berbagai platform digital. Dalam beberapa jam saja, narasi soal rumor kematian PM Israel Benjamin Netanyahu menyebar luas, lengkap dengan meme, potongan video, hingga teori konspirasi yang mengaitkannya dengan serangan Iran.
Di tengah perang yang terus memanas, kabar seperti ini memang mudah menyedot perhatian publik, apalagi ketika informasi simpang siur bercampur dengan emosi warganet.
Menariknya, rumor kematian PM Israel Benjamin Netanyahu tidak berhenti pada unggahan biasa.
Isu ini berkembang menjadi bahan perdebatan karena sejumlah pengguna media sosial menuding video penampilan Netanyahu sebelumnya sebagai hasil rekayasa AI.
BACA JUGA:Tol Gratis Dibuka Lebaran 2026! Catat Lokasi dan Jamnya Sebelum Mudik
Salah satu klaim yang paling ramai adalah dugaan bahwa ia terlihat memiliki enam jari dalam sebuah rekaman konferensi pers, sehingga memunculkan tuduhan bahwa video tersebut palsu.
Namun tak lama kemudian, Netanyahu muncul dalam video baru sambil bersantai di sebuah kafe di Yerusalem dan secara terbuka menyindir rumor tersebut.
Dalam video itu, Benjamin Netanyahu terlihat memesan kopi sambil melontarkan candaan soal kabar kematiannya.
Ia menepis teori konspirasi dengan gaya santai, bahkan memperlihatkan kedua tangannya ke arah kamera seolah ingin menjawab tudingan soal “enam jari” yang viral.
Aksi itu jadi semacam pesan simbolis bahwa ia masih hidup, masih aktif, dan sadar penuh bahwa dirinya sedang jadi bahan obrolan panas di internet.
BACA JUGA:Bupati Cilacap Peras Perangkat Desa, Rp610 Juta Uang Setoran Diamankan KPK
Reuters melaporkan video itu asli dan telah diverifikasi dari lokasi serta waktu pengambilannya.
Fenomena ini menunjukkan satu hal penting: di era perang digital, kabar palsu bisa bergerak secepat rudal.
Ketika konflik militer sedang berlangsung, informasi yang belum terverifikasi sering kali langsung dipercaya banyak orang hanya karena sesuai dengan emosi atau harapan kelompok tertentu.
Dalam kasus Netanyahu, rumor kematian itu menyebar di tengah perang Israel-Iran yang sudah memasuki hari-hari penuh tekanan, sehingga suasana ketidakpastian membuat publik makin mudah terseret narasi liar.