BACAKORAN.CO - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebutkan bahwa AS mulai mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan Selat Hormuz di tengah perang dengan Iran.
Trump mengklaim Teheran "sangat" menginginkan kesepakatan dengan Washington.
Dilansir dari Anadolu Agency, Senin (30/3/2026), disampaikan Trump dalam wawancara dengan media Israel, Channel 14, pada Minggu (29/3) waktu setempat.
Ketika ditanya apakah AS mampu mengendalikan jalur perairan strategis Tersebut dan langsung direspon oleh Trump
"Iya, tentu saja, itu sudah terjadi."
Trump juga menyoroti apa yang dia gambarkan sebagai koordinasi erat dengan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengenai Iran.
"Koordinasinya sangat erat. Kami memiliki hubungan yang baik. Tidak mungkin lebih baik lagi," kata Presiden AS tersebut.
Dia menambahkan bahwa dirinya meyakini Iran "sangat" menginginkan kesepakatan.
BACA JUGA:Ratusan Kapal Tertahan, Pertamina Pride Jadi Sorotan di Tengah Penutupan Selat Hormuz!
"Saya pikir mereka sangat menginginkannya. Siapa pun pasti menginginkan kesepakatan jika negaranya sedang dihancurkan, bukan?" ucap Trump.
Sebelumya Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengklaim Iran memberikan hadiah dengan mengizinkan sejumlah kapal melintasi selat Hormuz. Korps Garda Revolusi Islam Iran menuding Trump melakukan kebohongan.
"Pagi ini, menyusul pernyataan palsu dari Presiden AS yang korup yang mengklaim bahwa Selat Hormuz terbuka, tiga kapal kontainer dari berbagai negara bergerak menuju koridor yang ditentukan untuk lalu lintas kapal yang diizinkan, tetapi dipulangkan kembali setelah peringatan dari Angkatan Laut IRGC," kata Korps Garda dalam sebuah unggahan di media sosial, dikutip Bacakoran.co dari Detiknews, Jum'at (27/3/2026).