BACAKORAN.CO - Penglihatan yang mulai kabur pada usia lanjut tidak selalu sekadar akibat penuaan. Katarak, glaukoma, gangguan retina, dan sejumlah masalah mata lainnya juga dapat menyebabkan perubahan penglihatan sehingga pemeriksaan mata secara berkala penting dilakukan.
Seiring bertambahnya usia, mata memang mengalami sejumlah perubahan alami. Kemampuan melihat objek dekat dapat berkurang, mata terasa lebih kering, dan mata membutuhkan waktu lebih lama untuk menyesuaikan diri ketika berpindah dari kondisi terang ke tempat gelap.
Namun, perubahan penglihatan yang muncul secara perlahan maupun tiba-tiba tetap perlu diperhatikan, terutama jika mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.
Perubahan Mata yang Sering Terjadi pada Lansia
Penuaan dapat memengaruhi kemampuan mata dalam menjalankan fungsinya.
Salah satu perubahan yang umum adalah semakin sulit membaca tulisan berukuran kecil atau melihat objek dari jarak dekat.
Lansia juga dapat mengalami mata kering dan membutuhkan pencahayaan lebih terang ketika membaca atau melakukan pekerjaan tertentu.
Kemampuan beradaptasi terhadap perubahan cahaya juga dapat menurun. Kondisi ini perlu diperhatikan karena dapat meningkatkan kesulitan saat berjalan dari ruangan terang menuju tempat yang lebih gelap.
Perubahan tersebut belum tentu menunjukkan penyakit serius. Namun, pemeriksaan mata dapat membantu membedakan perubahan alami akibat usia dengan gangguan yang membutuhkan penanganan.
BACA JUGA:Cara Mudah Lansia Menjaga Kesehatan Mata Jernih Tanpa Operasi, Cukup dengan Pola Makan ini
1. Katarak
Katarak merupakan salah satu gangguan mata yang perlu diwaspadai pada usia lanjut.
Kondisi ini terjadi ketika lensa mata menjadi keruh sehingga penglihatan dapat terlihat seperti berkabut atau buram.
Gejala yang dapat dirasakan antara lain:
- Penglihatan menjadi kabur atau berkabut.
- Warna terlihat kurang cerah.
- Lebih sensitif terhadap cahaya.
- Kesulitan melihat pada malam hari.
- Sering merasa perlu mengganti ukuran kacamata.
Katarak berkembang secara bertahap dan dapat mengganggu aktivitas seperti membaca, berkendara, atau berjalan.
Jika penglihatan mulai mengganggu aktivitas, pemeriksaan oleh dokter mata diperlukan untuk menentukan langkah penanganan yang sesuai.
BACA JUGA:Bukan Cuma Wortel! Ternyata 7 Sayur ini Dipercaya Bisa Membantu Jaga Kesehatan Mata, Ada Apa Aja Ya?